Apa Itu Satire? Dominasi Konten Bintang Emon yang Bikin Warganet Ngeri-ngeri Sedap

Indotnesia

Minggu, 09 Oktober 2022 | 14:22 WIB
Apa Itu Satire? Dominasi Konten Bintang Emon yang Bikin Warganet Ngeri-ngeri Sedap
Bintang Emon jadi trending Twitter usai mengunggah video yang dianggap satire. (Instagram /@bintangemon)

Indotnesia - Bintang Emon jadi trending di Twitter lantaran konten terbarunya yang membahas tentang pemerintahan Jepang mengundurkan diri usai skandal korupsi. Video yang diunggah di Instagram pada Sabtu (8/10/2022) itu lantas ramai dikomentari warganet dan disebut mengandung sarkasme yang menyindir Ketua Umum PSSI.


Bintang Emon atau pemilik nama asli Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra dikenal sebagai konten kreator yang sering membuat video bertajuk komedi. Tak jarang video yang diunggah di Instagram pribadinya itu juga mengangkat isu-isu terkini yang diselingi oleh lelucon namun sebenarnya menyindir pemerintah Indonesia.

Beberapa masyarakat juga merasa ngeri-ngeri sedap karena konten Bintang yang dianggap gterlalu berani. Karena itu, banyak yang menganggap komedi yang diciptakan oleh jebolan Stand UP Comedy 3 itu didominasi konten satire.  

Satire adalah suatu gaya bahasa yang digunakan untuk menyatakan sindiran terhadap suatu keadaan atau seseorang secara halus tanpa menyinggung langsung.

Melansir Wikipedia, satire biasanya menjadikan kejahatan, kebodohan, penyalahgunaan, atau kekurangan sebagai bahan ejekan untuk mempermalukan atau mengekspos sesuatu yang dirasa tidak sesuai demi perbaikan.

Meskipun satire dibawakan sebagai humor, tetapi tujuan utamanya sering kali berupa kritik sosial yang membangun dan biasanya ditujukan untuk pemerintah.

Seorang yang melantunkan lelucon bergaya satire disebut memiliki kecerdasan untuk menarik perhatian pada isu-isu terkini di masyarakat. Namun, masih banyak masyarakat yang belum paham perbedaan satire berbeda dengan sarkasme.

Sarkasme adalah kata-kata pedas untuk menyakiti hati orang lain yang biasanya berupa cemoohan atau ejekan kasar. 

Sementara, video yang diangkat oleh Bintang Emon tidak mengandung kata-kata kasar yang langsung ditujukan pada subjek atau objek tertentu. Misalnya konten tutorial mundur yang disebut menyindir Ketua Umum PSSI Iwan Bule serta konten pemerintahan Jepang yang langsung mengundurkan diri usai terlibat skandal korupsi tanpa menyalahkan berbagai pihak terlebih dahulu. 

baca juga

Demikian apa itu satire dalam konten-konten Bintang Emon dan perbedaannya dengan sarkasme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pedas! Bintang Emon Sindir Indonesia Lewat Kasus Mundurnya Pejabat Jepang: Cupu Banget Mentalnya

Pedas! Bintang Emon Sindir Indonesia Lewat Kasus Mundurnya Pejabat Jepang: Cupu Banget Mentalnya

Kalbar | Minggu, 09 Oktober 2022 | 14:04 WIB

Bintang Emon Trending Topic Kasih Tutorial Cara Mundur, Netizen: Demi Jabar 1 Hilang Rasa Malu

Bintang Emon Trending Topic Kasih Tutorial Cara Mundur, Netizen: Demi Jabar 1 Hilang Rasa Malu

Jabar | Minggu, 09 Oktober 2022 | 12:46 WIB

7 Ketua PSSI Paling Kontroversial: Ada yang Sudah Dipenjara Tetap Ogah Mundur

7 Ketua PSSI Paling Kontroversial: Ada yang Sudah Dipenjara Tetap Ogah Mundur

News | Minggu, 09 Oktober 2022 | 11:25 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×