Indotnesia - Usai Lesti Kejora melaporkan Rizky Billar ke polisi atas dugaan KDRT, masyarakat mulai menguliti segala hal tentangnya. Mulai dari latar belakang kehidupan hingga sumber kekayaannya.
Rizky Billar disebut mengambil keuntungan dari menikahi Lesti, mulai dari popularitas hingga harga benda yang mentereng. Namun tak banyak diketahui, Billar memiliki sejumlah pemasukan dan bisnis yang tidak menyangkut nama istrinya.
Meski begitu, sejumlah bisnis tersebut terancam merugi usai laporan kekerasan tersebut. Melansir dari berbagai sumber, berikut deretan sumber kekayaan Rizky Billar.
1. TV
Rizky Billar sebelumnya dikenal sebagai pesinetron yang telah membintangi belasan FTV. Dia juga beberapa kali mengisi adegan dalam film Indonesia.
Setelah dekat dengan Lesti Kejora namanya semakin dikenal hingga membuatnya sering muncul di berbagai stasiun TV. Selain pesinetron, Billar diketahui juga kerap tampil sebagai host atau presenter.
2. Endorsement dan BA
Memiliki lebih dari 12 juta pengikut di akun Instagram pribadinya, membuat dia kerap melakukan beberapa endorse atau iklan untuk beberapa produk. Hal itu tentu menjadi salah satu sumber pemasukannya secara pribadi.
Melalui bio Instagramnya, dia juga menjadi brand ambassador (BA) produk kecantikan MS Glow dan produk obat batuk Konidin.
Baca Juga: Kenali Berbagai Alasan Seseorang Melakukan Bunuh Diri
3. Bisnis kuliner
Rizky Billar memiliki saham sebesar 30% di bisnis kuliner Raja Se’i. Hal itu diungkap oleh Basuki Surodjo atau Cobas sebagai salah satu owner Raja Se’i.
"Jadi, memang dia (Rizky Billar) ada saham di Raja Se'i. Jadi, bukan BA (brand ambassador) tapi sebagai owner," kata Cobas dikutip dari Suara.com.
4. YouTube
Sebelum menikah dengan Lesti Kejora dan membuat channel YouTube Leslar Entertainment, Rizky Billar sudah membangun channel YouTube pribadinya. Akun tersebut sudah memiliki lebih dari 4 juta pengikut dan masih terus mengunggah konten meski dia sudah menikah.
Demikian deretan sumber kekayaan Rizky Billar tanpa Lesti Kejora. Bisnis-bisnis tersebut masih terus berjalan hingga saat ini, meski beberapa terancam gulung tikar karena kasus kekerasan terhadap istrinya.