Indotnesia - Jika biasanya pengamen jalanan mengandalkan gitar ataupun tepuk tangan untuk mengiringi suara merdunya, hal berbeda justru terlihat di sekitar simpang Sagan, Yogyakarta.
Di salah satu sudut kota Jogja tersebut, ada seorang pengamen yang tampil dengan membawa laptop dan perlengkapan DJ hingga menyita perhatian publik saat melihat aksinya itu.
Hal itu terekam dalam sebuah cuplikan video yang diunggah oleh akun Instagram @areajogja, Sabtu (15/10/2022).
“Kalo biasanya musisi jalanan menggunakan alat musik gitar atau angklung, musisi jalanan yang ada di salah satu persimpangan jalan di Jogja ini tampil menggunakan set DJ lengkap dengan laptop dan speaker. Wangun,” tulis akun tersebut sebagai keterangan pada video.
Layaknya DJ dalam sebuah acara, pengamen tersebut juga sesekali berteriak ke arah microphone yang dipegangnya sambil berjingkrak-jingkrak mengikuti irama lagu.
Tak lupa, musisi jalanan yang mengenakan pakaian serba krem dan topi hitam itu juga terlihat mengutak-atik mixer yang biasanya digunakan oleh disc jockey atau DJ.
Unggahan video pengamen unik itu lantas banjir komentar warganet hingga ada yang menyebut aksi tersebut bisa jadi cara hemat atau low budget untuk menikmati diskotik.
“Yakin sok ramai tenan iku sui-sui tutup portal pesta pora neng dalan syahdu min,” tulis akun @viansanada.
“Holywings low budget,” tulis akun @laellenaurelie.
Baca Juga: Wirda Mansur Dapat Mobil Rp1,4 M Usai Sedekah Rp50 Juta, Warganet: Mengkhayal
“Kalo pas ngamen malem jgn lupa bawa lampu disco biar vibe nya dapet mas,” tulis akun @sprton52f.
Selain mangkal di sekitar simpang Sagan, ternyata musisi jalanan dengan perlengkapan DJ itu juga sempat terekam berada di simpang empat Ring Road Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover, terlihat pengamen tersebut meninggalkan peralatan yang digunakannya lalu berjalan sambil menggulungkan kardus ke para pengendara untuk menerima sejumlah uang.
Diketahui, saat ini pengamen jalanan Jogja banyak berinovasi dengan berbagai kreativitasnya. Tak hanya membawa alat musik, sejumlah pengamen juga ada yang menggunakan speaker dan microphone untuk menyanyi, menampilkan tarian tradisional hingga secara berkelompok memainkan angklung.