Indotnesia - Kehamilan adalah momen paling membahagiakan bagi para calon ibu. Selama 9 bulan mengandung, lahiran adalah momen yang paling ditunggu.
Buah hati yang ada di dalam perut selalu diharapkan tumbuh dan berkembang dalam keadaan sehat. Selain itu, biasanya orang tua akan mengharapkan jenis kelamin tertentu bagi calon anak mereka
Maka tak jarang muncul perkiraan yang diamati dari kecenderungan selama kehamilan hingga melahirkan. Prediksi itu terus berkembang dan muncul sebagai mitos.
So, melansir Healthline berikut 5 mitos dan fakta seputar kehamilan yang perlu diketahui oleh para calon ibu.
1. Bentuk perut
Mitos: Bentuk perut saat hamil bisa memprediksi jenis kelamin bayi.
Fakta: Beberapa cerita lama mengatakan, jika saat hamil posisi perut lebih rendah, ibu akan memiliki anak laki-laki. Sebaliknya, jika posisi perut lebih tinggi akan melahirkan anak perempuan.
Sebenarnya, hal itu tidak selalu mempengaruhi. Pasalnya, otot perut akan meregang setelah kehamilan pertamanya. Jadi, jika perut ibu lebih tinggi di kehamilan pertama berkemungkinan karena memiliki otot perut yang kuat.
2. Detak jantung
Baca Juga: Mengenal Penyakit Scabies, Penyebab, Gejala, dan Cara Perawatannya
Mitos: Detak jantung janin bisa memprediksi jenis kelamin. Mendengarkan detak jantung bayi di dalam kandungan dapat mengetahui jenis kelamin bayi di masa depan, bukan?
Fakta: Itu tidak benar. Denyut jantung janin normal untuk semua bayi dalam kandungan berkisar antara 120 hingga 160 denyut per menit. Ibu harus melakukan USG atau menunggu kelahiran untuk mengetahui jenis kelaminnya.
3. Bentuk wajah
Mitos: Bentuk dan kepenuhan wajah ibu saat hamil bisa memprediksi jenis kelamin. Kalian mungkin pernah mendengar bahwa jika seorang wanita memiliki wajah penuh atau berjerawat akan memiliki anak perempuan?
Fakta: Bentuk wajah dan kondisi kulit ibu selama kehamilan dipengaruhi oleh sejumlah faktor lain, seperti hormon, diet, dan genetika.
4. Konsumsi pedas