Indotnesia - Aktris asal Amerika Serikat Jennifer Aniston blak-blakan bicara soal usahanya memiliki anak dari rahimnya. Bahkan, dia juga pernah mencoba punya anak dengan metode bayi tabung atau IVF.
Kepada majalah Allure, perempuan berusia 53 tahun tersebut menanggung beban berat tersebut pada usia 30-an hingga 40-an tahun.
“Saya berusaha untuk hamil,” ucapnya, seperti dikutip dari BBC.
“Itu merupakan perjalanan yang sulit, perjalanan untuk bisa memiliki bayi,” katanya.
Aniston telah mencoba berbagai metode untuk hamil, mulai dari IVF, minum minuman teh herbal China, dan sebagainya.
“Aku akan memberikan apa pun jika seseorang berkata kepada saya, ‘Bekukan telurmu. Lakukan sesuatu’. Kamu nggak bisa paham. Jadi, inilah aku sekarang,” jelasnya.
Soal kisah cintanya, Aniston menikah dengan aktor Justin Theroux pada 2018, namun bercerai dua tahun kemudian. Sebelumnya, ia juga pernah menikah dengan aktor Brad Pitt.
Dari dua pernikahan tersebut, Aniston belum dikaruniai anak sehingga muncul spekulasi yang buruk tentang dirinya di media. Dia dianggap sebagai seorang perempuan yang tidak ingin memiliki anak.
Menurut Aniston, anggapan tentang dirinya yang egois dan hanya peduli dengan kariernya sangatlah kejam. Dia pun menanggapi tentang beredarnya isu kenapa Brad Pitt berpisah dengannya.
Baca Juga: Jadwal Pelayanan SIM Keliling di Yogyakarta, Persyaratan dan Biaya Selama November 2022
“Dan alasan kenapa suamiku meninggalkanku, kenapa kami berpisah dan mengakhiri pernikahan kami, itu karena saya tidak bisa memberikannya seorang anak. Itu tentu saja bohong,” jelasnya.
Dalam acara The Morning Show di Apple TV+, Aniston mengaku sedikit lega di usianya yang sudah lebih dari setengah abad. Dia tidak lagi perlu memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang menghantuinya selama ini.
Bahkan, ia merasa tak perlu lagi menutupi kisah tentang usahanya memiliki anak, termasuk melalui metode IVF.
Sebagai informasi, IVF adalah proses pembuahan sel telur dan sperma yang dilakukan di luar tubuh, kemudian embrio dimasukkan ke dalam rahim ibu.
“Saya menghabiskan bertahun-tahun menutupi kisahku melakukan IVF,” katanya.
“Narasi-narasi tentangku tidaklah benar, jadi saya perlu mengatakan yang sebenarnya. Ini seperti saya keluar dari hibernasi. Saya tidak punya apa pun untuk disembunyikan,” imbuhnya.