Indotnesia - Ledakan Bom di Istanbul Turki hingga saat ini telah menewaskan 6 orang. Hingga hari ini, dari sekitar 500 warga negara Indonesia (WNI) yang menetap di Istanbul tak ada yang menjadi korban.
Hal itu diungkapkan oleh Kedutaan Besar RI Ankara, bahwa tidak ada WNI yang menjadi korban.
"Hingga saat ini tidak terdapat informasi mengenai WNI yg menjadi korban," Demikian keterangan KBRI Ankara seperti dikutip dari Antara.
Meski begitu, KBRI Ankara bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul mengimbau agar warga Indonesia yang berada di Istanbul untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Selain itu jika tak ada kepentingan sebaiknya menghindari tempat-tempat ramai.
Apalagi, Istanbul dikenal sebagai salah satu negara yang menjadi tujuan favorit wisatawan mancanegara, termasuk Indonesia.
Diketahui sebelumnya terjadi pengeboman besar di daerah Taksim, Istanbul, Turki pada Minggu (13/11/2022) sekitar pukul 16.20 waktu setempat. Data sementara, ledakan itu menyebabkan 6 orang meninggal dunia dan puluhan orang mengalami luka-luka.
Melansir Reuters, kepolisian Istanbul telah menangkap 22 orang tersangka termasuk orang yang diduga memasang Bom di jalan perbelanjaan utama Istanbul.
Korban ledakan itu merupakan enam warga Turki dari tiga keluarga. Dalam satu keluarga, 2 orang yang meninggal dunia.
Atas insiden ini, pemerintah Indonesia mengecam segala aksi seragam bom serta menyampaikan belasungkawa mendalam bagi korban yang meninggal dan mengalami luka-luka akibat ledakan di Taksim, Istanbul.
Baca Juga: Kenakan Batik Asal Sulawesi Tengah di Forum B20, Elon Musk Mengaku Suka