Indotnesia - Belum lama ini publik heboh dengan penemuan satu keluarga yang tewas dalam sebuah rumah di daerah Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis (10/11/2022) malam.
Kasus kematian yang terdiri dari empat korban itu menarik perhatian publik, karena penyebabnya yang belum diketahui hingga memunculkan berbagai spekulasi.
Salah satu isu yang berkembang terkait meninggalnya empat anggota keluarga itu diduga karena mereka menganut sekte Apokaliptik.
Dilansir dari Suara.com, Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen (Purn) Benny Mamoto mengungkap adanya temuan barang bukti baru salah satunya berupa buku-buku berbagai ajaran agama.
"Berdasarkan informasi yang kami terima bahwa di TKP ditemukan beberapa buku yang berisi ajaran dari beberapa agama. Barang bukti tersebut sedang didalami oleh penyidik," kata Benny kepada wartawan, seperti dikutip dari Suara.com pada Selasa (15/11/2022).
Meski begitu, motif penyebab kematian masih dalam penyelidikan polisi dan belum ada kesimpulan terkait hal tersebut.
Lalu, apa itu sekte Apokaliptik dan keterkaitannya sebagai penyebab kematian?
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, Apokaliptik memiliki arti sebagai sesuatu yang berkaitan dengan kehancuran atau kiamat akhir zaman.
Baca Juga: Buntut Pernyataan Kontroversial, Cristiano Ronaldo Terancam Denda Rp18 Miliar
Sedangkan menurut kriminolog Thomas Sunaryo seperti dilansir dari Suara.com, sekte Apokaliptik adalah keyakinan seseorang atau sekelompok orang untuk menghadapi kehancuran dunia atau hari kiamat.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa secara penelitian terkait eksistensi sekte Apokaliptik di Indonesia belum ada.
Meski begitu, kemungkinan adanya fenomena tersebut dapat dianalisa dalam berbagai sudut pandang.
Ia mencontohkan kasus Apokaliptik di Amerika Serikat, di mana ada sekte bunuh diri dengan cara makan sosis yang telah dicampur dengan racun dosis tinggi.
Thomas menjelaskan, dalam pemikiran mereka yang menganut sekte Apokaliptik akan memilih mati terlebih dahulu saat mulai menyadari hari kiamat sudah dekat.