Indotnesia - Natal merupakan momen spesial sekaligus Hari Raya bagi umat Kristiani yang jatuh pada tanggal 25 Desember 2022.
Namun sebelum melakukan perayaan Natal, para penganut akan menggelar Christmas Eve atau Malam Natal pada hari sebelumnya yaitu 24 Desember 2022.
Bagi sebagian Umat Kristiani perayaan Malam Natal merupakan tradisi penting yang perlu dilakukan untuk menyambut hari kelahiran Yesus Kristus.
Lantas, apa itu tradisi Malam Natal?
Malam Natal atau disebut juga Vigili Natal adalah malam sebelum hari kelahiran Yesus yang dirayakan pada 24 Desember. Pada malam ini biasanya Umat Kristen dan Katolik akan melakukan ibadah atau Misa di gereja.
Tradisi Malam Natal berasal dari liturgi tradisional Kristiani yang dimulai sejak matahari terbenam.
Pasalnya, tradisi Kristiani meyakini kalau Yesus lahir pada malam hari (Lukas 2: 6-8) maka dilakukanlah Misa Natal.
Beberapa gereja di Indonesia, Misa tersusun dari beberapa acara seperti pembukaan, liturgi sabda, liturgi ekaristi, komuni, dan penutup. Pada Misa Malam Natal biasanya lebih lebih spesial dengan adanya drama kelahiran Yesus dan menyalakan lilin-lilin.
Selain itu, sebagian Umat Kristiani juga akan berkumpul bersama seluruh keluarga untuk merayakan Natal.
Baca Juga: DIY Siap Sambut Wisatawan di Momen Libur Nataru, Berikut Sejumlah Persiapannya
Melansir Suara.com, Malam Natal di Yogyakarta dirayakan dengan pertunjukan wayang kulit yang mengisahkan tentang pengorbanan Yesus Kristus untuk umat manusia. Selain itu, pendeta yang memimpin ibadah akan mengenakan pakaian khas Jogja serta memimpin dengan bahasa Jawa Kromo Inggil.
Sementara di Flores, masyarakat merayakan Natal dengan menyalakan kembang api dan meriam bambu pada saat Malam Natal.