Ramai Soal Kemunculan Pulau Baru di Tanimbar Usai Gempa M 7,5 di Maluku, Begini Penjelasan Ahli

Indotnesia

Rabu, 11 Januari 2023 | 11:43 WIB
Ramai Soal Kemunculan Pulau Baru di Tanimbar Usai Gempa M 7,5 di Maluku, Begini Penjelasan Ahli
Pulau baru yang muncul pascagempa Maluku magnitudo 7,5. (ANTARA)

Indotnesia - Masyarakat baru saja digemparkan dengan kemunculan pulau baru di Desa Teineman, Tanimbar Utara, Maluku pascagempa magnitudo 7,5. Bahkan, beberapa merasa takut akan terjadi bencana alam lainnya.

Namun, menurut peneliti dari Pusat Riset Geoteknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Eko Yulianto fenomena tersebut adalah hal yang wajar. Kemunculan pulau baru di Tanimbar disebut akibat adanya patahan gempa bumi.

“Saat energi terkumpul melampaui plastisitas kerak bumi, kerak patah dan terangkat menjadi pulau baru,” kata Eko seperti dikutip dari Antara.

Eko menjelaskan, dalam istilah geologi terjadinya pembentukan pulau baru disebut patahan. Di mana proses pengangkatan penurunan daratan terjadi akibat mekanisme siklus gempa.

Dua fase yang menyebabkan hal itu, yaitu fase inter seismic merupakan fase awal gempa bumi dan fase coseismic adalah fase ketika gempa tektonik berlangsung.

Menurutnya fenomena ini sama dengan saat terjadi gempa tsunami Aceh tahun 2004, yang memunculkan sebuah pulau baru dengan tinggi 3 meter.

“Seperti yang pernah terjadi pada kasus gempa tsunami Aceh tahun 2004, munculnya pulau dengan ketinggian mencapai 3 meter," ungkapnya.

Sementara, pulau baru di Tanimbar berkemungkinan muncul akibat kondisi laut yang saat itu sedang dangkal.

“Laut dangkal sehingga ketika gempa menyentak, maka dasar laut dangkal ini bisa menyembul ke atas permukaan laut menjadi pulau baru,” katanya.

baca juga

“Sehingga dengan sekali hentakan kejadian gempa, maka kemudian seolah-oleh muncul menjadi pulau baru," lanjutnya.

Dia mengatakan, hal itu lantaran pada prinsipnya seluruh kepulauan di Indonesia sebagian besar terbentuk karena proses vulkanik dan tektonik.

Hal itu menyebabkan semua yang berada di bawah laut dapat naik ke permukaan pada masa atau peristiwa tertentu.

Apalagi dari proses pembentukan gunung api yang cukup banyak di Indonesia menjadi salah satu faktor yang membuat munculnya daratan dari permukaan laut.

Selain itu, tektonik karena pengangkatan daratan itu secara perlahan-lahan juga secara cepat mengikuti siklus gempa bumi yang terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pulau Baru Muncul di Tanimbar Usai Gempa Maluku, Peneliti: Mirip Gempa Aceh 2004

Pulau Baru Muncul di Tanimbar Usai Gempa Maluku, Peneliti: Mirip Gempa Aceh 2004

Tekno | Selasa, 10 Januari 2023 | 21:36 WIB

Usai Gempa Besar Guncang Maluku, Warga Kepulauan Tanimbar Dibikin Kaget Gegara Muncul Sebuah Pulau

Usai Gempa Besar Guncang Maluku, Warga Kepulauan Tanimbar Dibikin Kaget Gegara Muncul Sebuah Pulau

Sulsel | Selasa, 10 Januari 2023 | 16:38 WIB

Pulau Baru Muncul di Tengah Laut Usai Gempa Maluku Pagi Ini

Pulau Baru Muncul di Tengah Laut Usai Gempa Maluku Pagi Ini

Tekno | Selasa, 10 Januari 2023 | 16:20 WIB

Terkini

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

×