Indotnesia - Malam penobatan ajang kecantikan Miss Universe telah berlangsung pada, Sabtu (14/1/2023) di New Orleans, Louisiana, AS. Gelar bergilir tersebut diraih oleh R’Bonney Gabriel.
R’Bonney Gabriel adalah perwakilan dari Amerika Serikat. Dia mengalahkan 83 finalis lainnya untuk memperebutkan penghargaan tertinggi tersebut.
Kemenangannya lantas membuat publik penasaran siapa sosok Miss Universe yang menggantikan Harnaaz Shandu sebagai pemakai mahkota selanjutnya.
Sebelum menyandang gelar Miss Universe 2023, wanita 28 tahun itu adalah Miss USA 2022 serta orang pertama dengan latar belakang Filipina-Amerika yang menyandang gelar tersebut.
Melansir laman resmi Miss Universe, R’Bonney merupakan seorang model sekaligus perancang busana dan instruktur penjahit lulusan University of North Texas. Dia telah berkecimpung di bidang tersebut selama 13 tahun.
Keahlian tersebut juga membuat dia memiliki brand pakaian sendiri, yaitu R’Bonney Nola.
Lewat bakat itu, dia mengatakan status barunya itu akan digunakan untuk menjadi ‘pemimpin transformasional’.
Karena menurutnya, bidang yang digeluti dalam membuat pakaian daur ulang dan mengajar kelas menjahit untuk mengurangi polusi sekaligus investasi untuk membuat perubahan.
“Saya mengatakan itu karena sangat penting untuk berinvestasi pada orang lain, berinvestasi pada komunitas kita, dan menggunakan bakat unik Anda untuk membuat perbedaan,” kata Gabriel seperti dikutip dari New York Times
Baca Juga: Raffi Ahmad dan Sejumlah Artis Ini Antar Erick Thohir Daftar Jadi Ketum PSSI
“Kita semua memiliki sesuatu yang istimewa dan ketika kita menanam benih itu kepada orang lain dalam hidup kita, kita mengubah mereka dan menggunakannya sebagai sarana untuk perubahan,” sambungnya.
Sebagai Ratu Kecantikan yang baru, R’Bonney memiliki misi agar para wanita di seluruh dunia dapat menaklukan mimpi serta tujuannya.
“Wanita dan gadis muda melihat diri mereka dalam dirinya, dan merasa terinspirasi untuk menaklukkan tujuan mereka dengan memiliki diri mereka sendiri.
Selain penobatan pemenang utama, beberapa penganugerahan juga diberikan kepada Sofia Deppasier (Chili) sebagai Miss Congeniality, Anna Sueangnam-iam (Thailand) sebagai Social Impact Award, dan Viktoria Apanasenko (Ukraina) sebagai Spirit of Carnival Award.