Viral Kisah Bayi Meninggal Karena Diberi Minum Obat Tradisional, Bagaimana Semestinya?

Indotnesia

Rabu, 18 Januari 2023 | 14:14 WIB
Viral Kisah Bayi Meninggal Karena Diberi Minum Obat Tradisional, Bagaimana Semestinya?
Bayi meninggal usai diberi obat tradisisonal (Freepik/onlyyouqj)

Indotnesia - Kisah pilu seorang ibu yang kehilangan bayinya yang berusia 54 hari usai meminum ramuan tradisional mencuri perhatian publik. 

Cerita tersebut berasal dari pengalaman akun Facebook Aya Cans, yang kemudian kisahnya dibagikan ulang oleh berbagai media.

Dalam narasinya sang pemilik akun yang diketahui sebagai ibunya bercerita awal mula anaknya diberi ramuan tradisional tersebut.

"Izin cerita le.. Ini anak aku usia nya 54 hari harus meninggal gara2 di kasih minum ramuan tradisional,” bukanya.

Dia mengatakan, pihak keluarga yang memberikan obat tersebut meski dirinya telah melarang. Alhasil, usai diberi minum ramuan tradisional sang bayi mengalami sesak napas.

“Aku sebagai ibu nya udah ngelarang ga usah ngasih tapi keluarga aku ttp ngasih, alhasil anak aku sampe sesak nafas dan kena infeksi paru-paru,” tulisnya.

Melihat hal buruk terjadi pada anaknya, sang ibu berencana untuk membawanya ke rumah sakit. Namun, karena pihak keluarga sempat melarang, dokter menyatakan bahwa sang bayi terlambat dibawa ke rumah sakit sehingga tidak tertolong.

Aku mau bawa ke dokter tapi semua keluarga ga ngijinin katanya lebih baik pake obat tradisional tapi aku kekeh bawa ke RS pas di RS di marah gara2 udh telat di bawa nya, dokter udah ngelakuin segala cara tapi udah terlambat le,” lanjutnya.

Menurutnya, hal itu menjadi pelajaran yang sangat berharga. Pemilik akun pun lantas menyarankan kepada orang lain untuk langsung memeriksakan atau membawanya ke rumah sakit jika anak sedang sakit.

baca juga

“Pelajaran buat semua, kalau anak sakit mending langsung di bawa ke RS daripada harus pake obat tradisional!" 

Melansir CBC News, sebuah penelitian di University Hospitals Case Medical Center di Cleveland, Ohio, menemukan bahwa sembilan persen bayi diberi berbagai suplemen herbal atau teh.

Hal itu menimbulkan perhatian peneliti, karena suplemen herbal yang diberikan kepada bayi dapat menimbulkan risiko kesehatan. 

Pasalnya, pembuatan ramuan tradisional biasanya tidak diatur seperti obat-obatan, sehingga ditakutkan tercampur zat-zat berbahaya seperti logam berat atau kontaminan lain yang dapat membahayakan bayi.

Meski lebih disukai dan mudah didapatkan tanpa resep,  penggunaan ramuan atau obat tradisional tidak dianjurkan dikonsumsi oleh bayi apalagi baru berusia 1 bulan.

Sebagai gantinya, para ibu diminta untuk memberikan ASI pada bayi selama empat sampai enam bulan usianya.

“Para ahli merekomendasikan agar bayi hanya menerima ASI atau susu formula bayi selama empat sampai enam bulan pertama, dengan vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Pilu Mahasiswi UNY, Berjuang Bayar Uang Kuliah Hingga Tutup Usia

Kisah Pilu Mahasiswi UNY, Berjuang Bayar Uang Kuliah Hingga Tutup Usia

Jogja | Jum'at, 13 Januari 2023 | 15:10 WIB

Geger Bayi Di Surabaya Meninggal Usai Minum Susu Formula, Ternyata Hasil Hubungan Terlarang Ayah Dan Anak

Geger Bayi Di Surabaya Meninggal Usai Minum Susu Formula, Ternyata Hasil Hubungan Terlarang Ayah Dan Anak

News | Kamis, 15 Desember 2022 | 14:06 WIB

Terkini

Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti

Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 23:58 WIB

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya

Sport | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:57 WIB

Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026

Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:37 WIB

Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:35 WIB

Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah

Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah

Kalbar | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:29 WIB

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati

Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati

Kalbar | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:15 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB