Indotnesia - Layanan streaming musik Spotify berhasil mencetak rekor dengan jumlah pelanggan berbayar melebihi 200 juta pengguna.
Melansir The Verge, berdasarkan rilis pendapatan mereka jumlah pelanggan premium Spotify pada 31 Desember 2022 mencapai 205 pelanggan. Jumlah tersebut naik 14 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara jumlah pengguna aktif Spotify di tahun 2022 ada sebanyak 489 pengguna.
Angka tersebut membuat Spotify jadi layanan streaming pertama dengan lebih dari 200 juta pengguna berbayar alias premium.
Spotify adalah salah satu layanan streaming musik terbesar di dunia, bersaing dengan Apple Music dan Amazon Music.
Pada tahun 2023, salah satu pemilik Spotify Daniel Ek menargetkan untuk menarik lebih banyak pelanggan.
“Spotify menghasilkan pertumbuhan platform yang luar biasa. Kami mengakhiri tahun 2022 dengan kuat meskipun merupakan tahun yang penuh tantangan. Harapkan kami untuk bergerak lebih cepat dengan upaya yang lebih intensif, mendorong efisiensi yang lebih besar lagi di tahun 2023,” katanya.
![Tangkapan layar cuitan Daniel Ek terkait harapan bagi Spotify di 2023. [Twitter/@eldsjal]](https://media.suara.com/suara-partners/indotnesia/thumbs/1200x675/2023/02/01/1-twitter-at-eldsjal.jpg)
Di Spotify pengguna dapat mencari lagu berdasarkan artis, album, atau genre, dan dapat membuat, mengedit, dan membagikan daftar putar. Selain itu perusahaan itu juga menawarkan layanan gratis dan premium.
Pada layanan non berbayar pengguna bisa menggunakan fitur dasar secara gratis dengan munculnya iklan dan kontrol terbatas. Sementara layanan premium menawarkan bagi para pelanggan bisa mendengarkan lagu secara offline dan bebas iklan.
Baca Juga: Lisa Loring, Pemain Wednesday Addams dalam Film The Addams Family Meninggal Dunia