Menguak Mitos Susu Kedelai yang Disebut Buruk bagi Kesehatan Pria

Indotnesia

Jum'at, 17 Februari 2023 | 16:19 WIB
Menguak Mitos Susu Kedelai yang Disebut Buruk bagi Kesehatan Pria
Mitos susu kedelai yang disebut buruk bagi kesehatan pria. (Pixabay/Bigfatcat)

Indotnesia - Sebagian masyarakat masih mempercayai mitos susu kedelai buruk bagi kesehatan pria. Hal tersebut karena muncul pemikiran bahwa fitoestrogen dalam kedelai akan membuat hormon tidak seimbang bagi mereka yang terlahir sebagai laki-laki.

Seperti diketahui, fitoestrogen merupakan senyawa tanaman yang bertindak seperti estrogen dalam tubuh. Namun penelitian menunjukkan kedelai dan susu kedelai aman dikonsumsi pria.

Melansir Live Strong, susu kedelai berasal dari olahan kacang kedelai yang tinggi protein dan rendah lemak. Selain itu, susu kedelai mengandung lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda, yang dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Terkait mitos susu kedelai, pria memiliki hormon testosteron yang bertanggung jawab atas karakteristik "maskulin" seperti suara yang dalam, bentung rahang yang tegas, dan kekuatan otot.

Ketika kadar testosteron tidak seimbang, mereka akan kehilangan beberapa karakteristik tersebut. Kemudian muncul gagasan fitoestrogen akan meningkatkan kadar estrogen dan menurunkan kadar testosteron.

Hal itu membuat pria takut minum susu kedelai, bahkan produk kedelai lainnya. Namun nyatanya, pemikiran tersebut hanyalah mitos. 

Penelitian pada Desember 2014 oleh German Medical Science, isoflavon kedelai yang juga merupakan sejenis fitoestrogen, tidak bertindak seperti estrogen. Peneliti justru menemukan suplemen isoflavon dan produk kedelai tidak mempengaruhi testosteron.

Ada catatan kecil dari penelitian itu, yakni sebagian kecil peserta mengalami gejala usai mengonsumsi kedelai seperti nyeri payudara. Para peneliti menyimpulkan meminum susu kedelai dapat menyebabkan reaksi estrogenik sementara selama proses pencernaan.

Melansir Healthline, kandungan nutrisi pada susu kedelai tanpa pemanis pada satu gelas atau 240 ml:

baca juga

- Kalori: 80
- Lemak: 4 gram
- Karbohidrat: 4 gram
- Protein: 7 gram

Banyak merek susu kedelai yang beredar diperkaya dengan vitamin dan mineral seperti riboflavin atau vitamin B, kalsium, dan vitamin A, B12, dan D.

Susu kedelai tanpa pemanis juga menjadi sumber vitamin B6, magnesium, folat, dan seng yang baik. Vitamin K dan zat besi juga ditambahkan pada beberapa merek susu kedelai,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nunung Kena Kanker Payudara Stadium 1, Bagaimana Cara Pengobatannya?

Nunung Kena Kanker Payudara Stadium 1, Bagaimana Cara Pengobatannya?

Indotnesia | Selasa, 07 Februari 2023 | 16:57 WIB

Cara Mencegah Diabetes pada Anak, Salah Satunya Pantau Berat Badan

Cara Mencegah Diabetes pada Anak, Salah Satunya Pantau Berat Badan

Indotnesia | Minggu, 05 Februari 2023 | 15:58 WIB

Peringati Hari Kanker Sedunia, Berikut Langkah Mencegah Kanker Serviks

Peringati Hari Kanker Sedunia, Berikut Langkah Mencegah Kanker Serviks

Indotnesia | Sabtu, 04 Februari 2023 | 14:37 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×