Sering Disepelekan, Tidur Setelah Sahur Berdampak Negatif bagi Tubuh

Indotnesia

Senin, 27 Maret 2023 | 09:12 WIB
Sering Disepelekan, Tidur Setelah Sahur Berdampak Negatif bagi Tubuh
Dampak negatif tidur setelah sahur yang sering disepelekan. (Pexels/ivanoboleninov)

Indotnesia - Sahur menjadi salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi setiap Muslim ketika akan berpuasa, terutama saat bulan Ramadhan.

Walaupun hanya sekedar minum, sahur menjadi bagian dari rutinitas penting yang dibutuhkan agar kuat menjalani ibadah puasa.

Selain itu, sahur yang maksimal juga perlu dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi seimbang dan porsi yang tepat.

Meski memiliki peran penting dalam menjaga kebugaran tubuh saat menjalani puasa, masih banyak orang justru melakukan kebiasaan buruk setelah sahur.

Banyak orang masih menyepelekan kebiasaan tidur setelah sahur karena mengantuk. Padahal, kebiasaan tersebut justru dapat berdampak negatif bagi tubuh.

Ada berbagai dampak negatif yang dapat terjadi pada tubuh ketika kita sering tidur setelah sahur. Apa saja? Simak penjelasannya di bawah ini.

Dampak Tidur Setelah Sahur

Umumnya, tidur yang dianjurkan setelah sahur maupun mengonsumsi makanan berat adalah dua jam.

Waktu tersebut dibutuhkan untuk membuat lambung menjadi kosong dan mencerna sisa makanan berpindah ke usus untuk kemudian menjadi feses.

baca juga

Sedangkan jika tidur setelah sahur dapat melambatkan proses pencernaan, sehingga makanan terlalu lama berdiam dalam perut dan bisa membahayakn kesehatan tubuh, seperti:

1. Meningkatkan Asam Lambung

Seperti yang telah dijelaskan, tidur setelah sahur menghambat proses pencernaan di dalam perut.

Akibatnya, proses cerna tidak sempurna mengakibatkan makanan masih kasar dapat mengiritasi dinding lambung dan memicu meningkatnya asam lambung.

Adapun gejala asam lambung di antaranya, yaitu nyeri pada perut kiri atas dan terasa sensasi panas di dada.

2. Sakit Tenggorokan

Selain sensasi panas di dada sebagai pemicu asam lambung, hal itu juga dapat dirasakan di daerah tenggorokan sebagai akibat dari tidur setelah sahur.

Kondisi sakit tenggorokan itu disebabkan oleh efek lanjutan refluks asam atau GERD, yaitu ketika katup antara lambung dan kerongkongan tidak menutup sempurna membuat asam lambung mudah naik ke tenggorokan yang dapat menimbulkan sensasi panas.

3. Memicu Serangan Jantung

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa langsung tidur setelah makan dapat memicu peningkatan tekanan darah yang bisa menyebabkan serangan jantung.

Hal itu sama halnya dengan tidur setelah sahur yang dilakukan kurang dari dua jam setelah makan.

Selain dapat memicu serangan jantung, tidur setelah sahur juga meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung koroner.

Itulah 3 dampak negatif tidur setelah sahur yang perlu kamu ketahui agar lebih memperhatikan kesehatan tubuh.

Meski sulit untuk mengatasi kantuk, usahakan agar tetap aktif setelah sahur dengan berjalan kaki atau olahraga ringan maupun melanjutkan kegiatan lain, seperti membersihkan dapur.

Dengan tetap aktif bergerak setelah sahur akan membuat fungsi organ-organ tubuh terus aktif dan bermetabolisme dengan baik yang dapat membuat mata semakin segar sehingga mampu melawan kantuk setelah sahur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menu Sahur Sehat Supaya Nggak Lemas saat Puasa

Menu Sahur Sehat Supaya Nggak Lemas saat Puasa

Indotnesia | Kamis, 23 Maret 2023 | 08:27 WIB

Terkini

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Energi Mikrohidro Bisa Bikin Biaya Pertanian Lebih Efisien, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jateng Kejar Tuntas Sensus Ekonomi 2026, Wagub Minta Pendataan Dipercepat dalam Tiga Pekan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:51 WIB

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Telkom Akses Percepat Pemerataan Konektivitas Lewat Transformasi Operasional

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Bos Konter HP Diduga Dirampok di Ambarawa, Jenazah Ditemukan di Grobogan

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Pemanasan Menuju Jakarta International 10K, Ribuan Pelari Tutup Tur 4 Kota di Surabaya

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

×