Mengenal Apa Itu Gerhana Matahari Hibrid dan Waktu Terjadinya

Indotnesia

Kamis, 13 April 2023 | 12:03 WIB
Mengenal Apa Itu Gerhana Matahari Hibrid dan Waktu Terjadinya
Pengertian gerhana matahari hibrid dan waktu terjadinya yang dapat dilihat di sejumlah wilayah di Indonesia. (Freepik/upklyak)

Indotnesia - Fenomena langka berupa gerhana matahari hibrid akan terjadi pada Kamis (20/4/2023) dan dapat disaksikan di sejumlah wilayah Indonesia.

Dampak dari fenomena ini, di antaranya adalah langit yang menjadi gelap seperti saat malam hari dan temperatur suhu yang lebih sejuk meski matahari sedang terang benderang.

Bagi masyarakat yang ingin melihat fenomena gerhana matahari hibrid, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menghimbau agar tidak memandang langsung matahari tanpa perlindungan mata yang tepat.

Lewat akun Twitter resmi mereka @infoBMKG, lembaga pemerintah itu membagikan sebuah peringatan kepada masyarakat agar menggunakan kacamata khusus dengan filter untuk melihat gerhana matahari hibrid.

Nah, bagi kamu yang penasaran dengan apa itu gerhana matahari hibrid dan kapan waktu terjadinya agar bisa dilihat, berikut penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Gerhana Matahari Hibrid?

Dilansir dari laman resmi BMKG, gerhana matahari hibrid adalah fenomena alam yang terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi berada tepat segaris.

Akibat fenomena tersebut, di suatu tempat tertentu akan terlihat peristiwa piringan bulan yang lebih kecil dari piringan matahari.

Sedangkan di tempat tertentu lainnya, piringan bulan terlihat sama dengan piringan matahari.

baca juga

Hal tersebut kemudian akan membuat matahari terlihat seperti cincin saat puncak gerhana di suatu tempat tertentu.

Sementara di tempat tertentu lainnya, matahari seakan-akan tertutupi bulan.

Dari fenomena tersebut, maka gerhana matahari hibrid terdiri dari dua tipe gerhana, yaitu gerhana matahari cincin dan gerhana matahari total.

Setidaknya, ada tiga macam bayangan bulan yang terbentuk saat terjadinya fenomena gerhana matahari hibrid, yaitu antumbra, penumbra, dan umbra.

Ketika terjadi, wilayah yang terlewati antumbra dapat menyaksikan fenomena berupa gerhana matahari cincin.

Untuk wilayah yang terkena penumbra, maka gerhana yang dapat teramati adalah gerhana matahari sebagian dan di daerah tertentu lainnya yang terlewati umbra, gerhana yang teramati merupakan gerhana matahari total.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Siklon Tropis Herman, Badai Kekuatan Besar yang Melanda Jawa dan Sumatra

Mengenal Siklon Tropis Herman, Badai Kekuatan Besar yang Melanda Jawa dan Sumatra

Indotnesia | Jum'at, 31 Maret 2023 | 09:37 WIB

Gempa Kembali Guncang Jayapura, Kali Ini Dampaknya Terparah

Gempa Kembali Guncang Jayapura, Kali Ini Dampaknya Terparah

Indotnesia | Kamis, 09 Februari 2023 | 15:49 WIB

BREAKING NEWS! BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Terkait Gempa M 7,9 di Sulawesi Tenggara

BREAKING NEWS! BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Terkait Gempa M 7,9 di Sulawesi Tenggara

Indotnesia | Selasa, 10 Januari 2023 | 10:12 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×