Mengenal Siklon Tropis Herman, Badai Kekuatan Besar yang Melanda Jawa dan Sumatra

Indotnesia

Jum'at, 31 Maret 2023 | 09:37 WIB
Mengenal Siklon Tropis Herman, Badai Kekuatan Besar yang Melanda Jawa dan Sumatra
Siklon Tropis Herman melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Sumatra pada Kamis (30/3/2023). (BMKG)

Indotnesia - Siklon Tropis Herman pada Kamis (30/3/2023) melanda sebagian wilayah di Jawa dan Sumatra. Di Yogyakarta, laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan hujan dan angin yang berlangsung pada siang hingga jelang magrib itu menyebabkan pohon tumbang.

BMKG sebelumnya menyebutkan Siklon Tropis Herman terpantau di Samudra Hindia sebelah selatan Banten. Intensitas siklon tersebut menurun dalam 24 jam dan bergerak ke arah timur-tenggara menjauhi Indonesia.

Lalu, apa sebenarnya Siklon Tropis Herman itu?

Melansir laman resmi BMKG, siklon tropis adalah badai dengan kekuatan besar dengan radius rata-rata mencapai 150-200 km. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas dengan suhu permukaan air laut hangat atau lebih dari 26,5°C.

Angin kencang yang berputar di dekat pusat siklon tropis memiliki kecepatan lebih dari 63 km/jam. BMKG menyebutkan masa hidup suatu siklon tropis tercatat 3-18 hari.

Sebagai informasi, siklon tropis juga dikenal dengan berbagai nama. Misalnya badai tropis atau topan jika terbentuk di Samudra Pasifik Barat. Sementara siklon jika terbentuk di sekitar India atau Australia, dan hurricane apabila terbentuk di Samudra Atlantik.

Siklon Tropis Herman sendiri terbentuk dari bibit siklon yang tumbuh dari pusaran angin berskala luas di Samudra Hindia. 

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Dr. Erma Yulihastin pada kicauannya di Twitter, Kamis (30/3/2023) mengatakan siklon semacam Siklon Herman ini bisa sangat mengerikan dampak dari lapis-lapis pusarannya.

Dia mengatakan Siklon Tropis Herman terbentuk dari bayi vorteks (pusaran angin) pada 23 Maret hingga menjadi raksasa siklon saat ini. Dia bahkan telah mendampingi masyarakat agar waspada mengenai dampak buruk yang bisa terjadi.

baca juga

“Karena itu saya hanya bisa berusaha mendampingi publik untuk upaya mitigasi terbaik,” kicaunya.

Sementara terkait pemilihan nama siklon Herman, dia menjelaskan sudah terdapat konsensus yang menyebutkan siklon terbentuk di Samudra Hindia dinamakan dengan nama pria oleh penemunya.

“Nama perempuan untuk Samudra Atlantik. Ada juga yang dinamakan dengan nama bunga oleh BMKG kalau siklonnya masuk di wilayah BMKG,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Google Doodle Rayakan Hari Ulang Tahun Sapardi Djoko Damono, Berikut Profil Lengkapnya

Google Doodle Rayakan Hari Ulang Tahun Sapardi Djoko Damono, Berikut Profil Lengkapnya

Indotnesia | Senin, 20 Maret 2023 | 11:31 WIB

Mengenal Nasi Timbel, Makanan Khas Sunda yang Legendaris

Mengenal Nasi Timbel, Makanan Khas Sunda yang Legendaris

Indotnesia | Senin, 20 Februari 2023 | 17:47 WIB

Doa Ketika Hujan dan Keistimewaannya Menurut Islam

Doa Ketika Hujan dan Keistimewaannya Menurut Islam

Indotnesia | Sabtu, 28 Januari 2023 | 16:03 WIB

Terkini

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK

Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda

Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK

Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet

Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:46 WIB

Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar

Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23

Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:36 WIB

×