Viral Lurah Jadi Mafia Tanah, Berikut Tips untuk Menghindarinya

Indotnesia

Kamis, 18 Mei 2023 | 11:51 WIB
Viral Lurah Jadi Mafia Tanah, Berikut Tips untuk Menghindarinya
Tips menghindari mafia tanah. (Freepik)

Indotnesia - Memiliki rumah yang aman dan nyaman menjadi dambaan setiap orang, sehingga tak heran jika banyak pembangunan perumahaan semakin berkembang.

Tingginya minat akan kebutuhan rumah, membuat sejumlah orang melakukan tindak penyalahgunaan salah satunya menjadi mafia tanah dengan tujuan memperkaya individu atau sekelompok orang.

Belum lama ini, viral lurah Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta, Agus Santoso yang resmi ditetapkan menjadi tersangka kasus mafia tanah, pada Rabu (17/5/2023) setelah melakukan penyalahgunaan perizinan tanah kas desa (TKD) untuk pembangunan perumahan.

Perumahan yang dibangun di Desa Maguwoharjo, Depok Sleman itu telah dibangun sekitar 150 rumah tanpa izin di tanah kas desa dengan harga satu unit berkisar Rp190 juta.

Pembangunan yang bermasalah itu membuat sejumlah orang yang telah membeli dan menghuni perumahan tersebut mengalami kerugian.

Nah, untuk lebih waspada agar terhindar dari mafia tanah ketika akan membeli rumah, simak tipsnya di bawah ini.

Tips Menghindari Mafia Tanah

Agar tidak tertipu dengan mafia tanah, kamu perlu berhati-hati dalam memutuskan untuk membeli rumah.

Adapun tips untuk menghindari mafia tanah, di antaranya yaitu:

baca juga

1. Kenali Ciri-ciri Mafia Tanah

Mafia tanah umumnya akan melakukan modus dengan memalsukan sertifikat, seperti mengganti nama pemilik sertifikat dengan pemilik yang palsu agar tanah dapat diambil alih dan dijual kembali.

Selain itu, mereka juga akan mengajukan kehilangan sertifikat kepada kantor pertanahan, ketika sertifikat tersebut nyatanya masih di bawah kekuasaan orang yang berhak.

2. Jangan Beli Tanah Sengketa

Tanah sengketa biasanya akan membuat harga rumah yang dibangun di kawasan tersebut dipatok dengan harga lebih murah daripada umumnya.

Jangan langsung tergoda untuk membelinya, karena tanah sengketa justru dapat menimbulkan berbagai kerugian di masa depan.

Oleh karena itu, pastikan bahwa rumah yang akan kamu beli dibangun di atas tanah yang legal dan aman dari sengketa.

Selain itu, disarankan juga untuk tidak membeli tanah girik, yaitu tanah yang dimiliki oleh adat dan statusnya belum terdaftar di Badan Pertanahan Nasional.

Akibatnya, pemilik tidak mendapatkan sertifikat kepemilikan tanah, tetapi menerima surat girik yang berfungsi sebagai bukti atas kuasa di bidang tanah tertentu dan tetap membayar pajak berlaku.

3. Memastikan Keaslian Sertifikat Tanah

Ketika hendak membeli rumah, sebaiknya pembeli juga harus melakukan pengecekan keaslian dari sertifikat yang didapatkan ke Badan Pertanahan Nasional.

Selain itu, perlu ditegaskan pula tentang batas jarak tanah secara langsung apakah telah sesuai dengan apa yang tertulis di dalam sertifikat.

Kejelasan terkait tanda batasan fisik pada tanah maupun rumah yang dibeli bertujuan untuk menjamin agar terhindar dari aksi mafia tanah.

4. Jangan Meminjamkan Sertifikat Tanah

Sertifikat tanah merupakan bentuk legalitas yang penting, sehingga tidak boleh dipinjamkan kepada sembarang orang.

Pasalnya, sertifikat tanah berisi data yang krusial dan dapat disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab, terutama para mafia tanah.

5. Jangan Asal Pilih Notaris

Notaris memiliki peran penting dalam pemindahan nama bangunan atau pembelian tanah.

Maka dari itu, notaris harus dipilih secara selektif dan pastikan bahwa ia memiliki ijin resmi serta mempunyai reputasi sekaligus pengalaman yang baik.

Berhati-hatilah dalam memilih jasa notaris, karena salah menetapkan dapat membuat kamu justru terjebak penipuan mafia tanah yang merugikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satpol PP DIY Kembali Segel Perumahan Tak Berizin di Maguwoharjo

Satpol PP DIY Kembali Segel Perumahan Tak Berizin di Maguwoharjo

Jogja | Rabu, 17 Mei 2023 | 08:27 WIB

Terkini

Perbedaan Perkembangbiakan Vegetatif dan Generatif pada Tumbuhan, Lengkap dengan Contoh

Perbedaan Perkembangbiakan Vegetatif dan Generatif pada Tumbuhan, Lengkap dengan Contoh

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Pasar Modern dan Pasar Tradisional, Mana yang Lebih Guyub?

Pasar Modern dan Pasar Tradisional, Mana yang Lebih Guyub?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Thailand Terjepit 0-2, Anthony Hudson Sesumbar Bisa Comeback di Markas Vietnam

Thailand Terjepit 0-2, Anthony Hudson Sesumbar Bisa Comeback di Markas Vietnam

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:45 WIB

'Nanti Ada Rezekinya Lagi': Mantra Andalan Gen Z saat Uang Telanjur Keluar

'Nanti Ada Rezekinya Lagi': Mantra Andalan Gen Z saat Uang Telanjur Keluar

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:42 WIB

Bejat! Bapak dan Anak Diduga Jadi Pelaku Pencabulan di Lamongan

Bejat! Bapak dan Anak Diduga Jadi Pelaku Pencabulan di Lamongan

Jatim | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:37 WIB

KRAS Ubah Jalur Distribusi Baja, Biaya Logistik Bisa Turun 12%

KRAS Ubah Jalur Distribusi Baja, Biaya Logistik Bisa Turun 12%

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:36 WIB

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Kolam Kaporit? Ini Penjelasannya

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Kolam Kaporit? Ini Penjelasannya

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Ulasan Alice in Borderland: Ketika Permainan Maut Mengajarkan Arti Kehidupan

Ulasan Alice in Borderland: Ketika Permainan Maut Mengajarkan Arti Kehidupan

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Kasus ISPA di Riau Jadi Sorotan Imbas Asap, Ibu Hamil dan Bayi Dapat Perhatian

Kasus ISPA di Riau Jadi Sorotan Imbas Asap, Ibu Hamil dan Bayi Dapat Perhatian

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Muhammad Toha Debut di Liga Malaysia, Eks Kapten Persita Tampil 90 Menit dan Cetak Clean Sheet

Muhammad Toha Debut di Liga Malaysia, Eks Kapten Persita Tampil 90 Menit dan Cetak Clean Sheet

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:29 WIB

×