Sejarah Susuk, Berkembang Sejak Masyarakat Asia Tenggara Menganut Animisme

Indotnesia

Selasa, 23 Mei 2023 | 14:55 WIB
Sejarah Susuk, Berkembang Sejak Masyarakat Asia Tenggara Menganut Animisme
Susuk biasanya dipraktikkan oleh perempuan di Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Singapura. (National Library of Medicine)

Indotnesia - Susuk menjadi benda magis yang sampai sekarang masih dipercaya dan dipakai oleh sebagian masyarakat. Keberadaan susuk konon dapat terlihat di x-ray atau rontgen, namun nggak bisa ditemukan ketika dibedah.

Lalu, bagaimana sejarah susuk berkembang di masyarakat hingga kini?

Dalam literatur di situs National Library of Medicine berjudul Susuk -  Black Magic Exposed “White” by Dental Radiographs, muncul laporan benda putih yang terlihat di beberapa rontgen gigi. 

Pada laporan itu disebutkan, susuk atau jarum pesona adalah jimat logam kecil yang berbentuk jarum dan dimasukkan ke berbagai bagian tubuh. Susuk biasanya dipraktikkan oleh perempuan di Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Singapura.

Susuk termasuk seni kuno yang berakar pada budaya Melayu, yang kemudian praktiknya meluas di kalangan perempuan di Asia Tenggara. Jarum susuk terbuat dari emas atau logam berharga lainnya.

Dengan bantuan dukun dan ilmu hitamnya, jarum itu dimasukkan ke bagian wajah atau tubuh lain sebagai jimat. Biasanya untuk meningkatkan pesona pemakainya. Susuk membuat pemakainya terlihat menarik bagi orang lain.

Selain itu, susuk juga dipercaya dapat membawa kesuksesan dalam bisnis dan karier. Namun, muncul laporan yang menyebutkan kalau susuk dapat meredakan sakit kepala dan nyeri pada persendian, punggung, dan perut.

Susuk diyakini berasal dari kepercayaan animisme kuno, yang kemudian dipengaruhi oleh agama yang berkembang seperti Hindu dan Buddha. Susuk berakar kuat pada kepercayaan budaya dan takhayul.

Diyakini secara luas memiliki kekuatan mistik, benda tersebut juga dikaitkan dengan kontroversi dan potensi risiko. Penanaman benda asing ke dalam tubuh dapat menyebabkan komplikasi kesehatan, infeksi, atau reaksi alergi.

baca juga

Selain itu, ada kekhawatiran tentang implikasi etis dari penggunaan ilmu hitam dan potensi eksploitasi atau manipulasi individu yang rentan.

Dalam laporan National Library of Medicine, sejauh ini susuk jarang menimbulkan gejala dan menyebabkan komplikasi apapun. Selain itu, sampai saat ini tidak ada komplikasi yang dilaporkan dalam literatur medis Inggris. 

Namun, potensi kerusakan pada organ vital atau penetrasi struktur neurovaskular nggak dapat diabaikan. Meskipun benda yang digunakan sebagai susuk adalah logam mulia dan biokompatibel, akan selalu ada perdebatan di kalangan para profesional kesehatan terkait keamanannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips Foto Paspor Biar Hasilnya Optimal Secantik Nana Mirdad

Tips Foto Paspor Biar Hasilnya Optimal Secantik Nana Mirdad

Indotnesia | Selasa, 23 Mei 2023 | 13:07 WIB

Jangan Sepelekan, Berikut Kebiasaan yang Bisa Menyebabkan Batu Ginjal

Jangan Sepelekan, Berikut Kebiasaan yang Bisa Menyebabkan Batu Ginjal

Indotnesia | Kamis, 11 Mei 2023 | 16:00 WIB

Sitkom Bajaj Bajuri Jadi Favorit Warganet, Ini Episode Viral yang Wajib Ditonton

Sitkom Bajaj Bajuri Jadi Favorit Warganet, Ini Episode Viral yang Wajib Ditonton

Indotnesia | Sabtu, 22 April 2023 | 17:27 WIB

Terkini

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:32 WIB

Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli

Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:25 WIB

Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas

Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas

Bogor | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:19 WIB

Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?

Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:18 WIB

Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan

Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:17 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB

Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki

Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:15 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka

Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka

Banten | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:08 WIB

Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen

Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen

Foto | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB