Imbas Kebakaran Hutan di Kanada, Langit New York Memerah

Indotnesia

Kamis, 08 Juni 2023 | 13:25 WIB
Imbas Kebakaran Hutan di Kanada, Langit New York Memerah
Langt New York memerah. (Twitter/isardasorensen)

Indotnesia - Kabar kurang mengenakan datang dari New York, Amerika Serikat yang sedang dilanda kabut asap hingga langit terlihat memerah, pada Rabu (7/6/2023).

Kondisi tersebut terjadi karena kebakaran hutan parah hampir di seluruh provinsi dan wilayah di Kanada yang mengakibatkan kualitas udara memburuk.

Angin yang berhembus ke selatan kemudian mengakibatkan sejumlah negara bagian Amerika Serikat, salah satunya New York terkena imbas asap yang menimbulkan warna kemerahan dan layaknya kabut di atas langit.

Bahkan, kualitas udara di New York pada kemarin sore waktu setempat mencapai 342 lebih tinggi dari Jakarta dan termasuk level bahaya bagi semua penduduk.

Kejadian tersebut lantas menarik perhatian publik, salah satunya diperbincangkan oleh warganet Twitter yang justru menganggap langit New York yang memerah seperti filter pallete warna dalam karya Wes Anderson.

“New York seperti adegan dalam film Wes Anderson,” komentar salah seorang warganet dalam keterangan foto yang diunggahnya.

“New York atau adegan dari film apokaliptik beranggaran besar yang disutradarai oleh Wes Anderson” ungkap warganet lainnya.

Dalam sejumlah foto maupun video langit New York di Twitter, terlihat kota yang dijuluki sebagai ‘Kota yang Tidak Pernah Tidur’ itu diselimuti langit yang berubah menguning atau oranye.

Selain itu, Patung Liberty yang menjadi ikon kota tersebut juga tertutup kabut kemerahan yang menandakan kualitas udara berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

baca juga

Dilansir dari CNBC International, Gubernur New York Kathy Hochul menghimbau warganya untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan karena kualitas udara yang buruk mungkin akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

"Jika Anda bisa tinggal di dalam ruangan, tetaplah di dalam ruangan. Ini merugikan kesehatan masyarakat," ungkap Hochul.

Kabut asap yang membuat langit New York memerah ini dapat berbahaya bagi kesehatan, karena asap api yang disebut PM2.5 ini bisa masuk ke paru-paru dan mengakibatkan masalah pernapasan, seperti asma dan bronkitis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapa Wes Anderson yang Karyanya Viral Jadi Tren di Instagram dan TikTok?

Siapa Wes Anderson yang Karyanya Viral Jadi Tren di Instagram dan TikTok?

Indotnesia | Sabtu, 29 April 2023 | 11:26 WIB

Mengenal Silicon Valley Bank yang Menjadi Andalan Startup Dunia

Mengenal Silicon Valley Bank yang Menjadi Andalan Startup Dunia

Indotnesia | Selasa, 14 Maret 2023 | 10:49 WIB

Lirik I Wanna Be Sedated, Lagu yang Viral Dibawakan Paduan Suara Anak SMA di Bogor

Lirik I Wanna Be Sedated, Lagu yang Viral Dibawakan Paduan Suara Anak SMA di Bogor

Indotnesia | Selasa, 28 Februari 2023 | 10:51 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×