Indotnesia - Kaisar Jepang Hironomiya Naruhito melanjutkan lawatannya di Indonesia dengan mengunjungi Sri Sultan Hamengku Buwono X di Yogyakarta. Ia tiba di Kraton Yogyakarta pada Rabu (21/6/2023).
Bersama dengan sang istri, GKR Hemas, Sultan menyambut Kaisar Naruhito dengan jamuan makan malam di Regol Danapratapa, Kompleks Pelataran Srimanganti, Kraton Yogyakarta.
Dikutip dari akun Instagram Humas Jogja pada Kamis (22/6/2023), Sri Sultan nampak mengenakan busana khas Kraton Yogyakarta terdiri dari ageman Takwa, dengan Kuluk Kanigoro dan sinjang atau jarik motif Parang Barong.
Setelah berkeliling dan menikmati sejumlah ciri khas kebudayaan tradisional Yogyakarta, Sri Sultan memamerkan Serat Baratayuda kepada Kaisar Naruhito.
Serat tersebut disimpan dalam tutup kaca karena memang usianya yang sudah tua. Serat Baratayuda dibuat pada masa Sri Sultan Hamengku Buwana VII-VIII.
Serat tersebut bercerita tentang perang saudara antara Pandawa dan Kurawa. Kasultanan Yogyakarta bersendikan Islam sehingga Pandawa melambangkan prinsip keislaman atau Rukun Islam.
Sementara itu, Kurawa melambangkan 100 dosa yang harus dilawan oleh manusia.
Kunjungan Kaisar Jepang ke Yogyakarta juga membicarakan beberapa hal, seperti sabo dam yakni bangunan pengendali aliran lahar. Kaisar berharap dapat melanjutkan kerja sama yang sebelumnya sempat terputus.
"(Kaisar Naruhito dan Sri Sultan HB X) membicarakan banyak hal mengenai berbagai topik. Beberapa topik itu di antaranya mengenai pertukaran kebudayaan, kerja sama Jepang dan Indonesia dan mengenai pertukaran generasi muda dari kedua negara," kata Sekretaris Pers untuk Kaisar Jepang Naruhito, Kojiro Shiojiri, seperti dikutip dari Suarajogja.id.
Baca Juga: Profil Taeyeon SNSD yang Akan Gelar Konser Solo di Jakarta, Apa Saja Lagunya?