indotnesia

Hari Vitiligo Sedunia, Bisakah Vitiligo Disembuhkan?

Indotnesia Suara.Com
Minggu, 25 Juni 2023 | 15:40 WIB
Hari Vitiligo Sedunia, Bisakah Vitiligo Disembuhkan?
Sepanjang hidupnya, Michael Jackson secara terbuka membahas perjuangannya melawan vitiligo.- (YouTube/MJFV)

Indotnesia - Setiap 25 Juni, kita merayakan Hari Vitiligo Sedunia. Perayaan ini pertama kali dirayakan pada 25 Juni 2011. 

Tanggal tersebut dipilih sekaligus untuk mengenang kematian The King of Pop Michael Jackson. Sepanjang hidupnya, sang bintang secara terbuka membahas perjuangannya melawan vitiligo.

Vitiligo adalah suatu kondisi kulit yang ditandai oleh kehilangan pigmen (melanin) yang memberikan warna pada kulit. Akibatnya, area-area putih atau pucat muncul pada berbagai bagian tubuh.

Vitiligo dapat mempengaruhi kulit di mana saja, termasuk wajah, tangan, kaki, lengan, dan area tubuh lainnya. Kondisi ini terjadi ketika sel-sel yang menghasilkan melanin, yang disebut melanosit, mengalami kerusakan atau hancur. 

Sebab pasti dari vitiligo belum diketahui dengan pasti, tetapi diyakini bahwa kombinasi faktor genetik dan imunologi berperan dalam perkembangan kondisi ini.

Vitiligo bukanlah penyakit menular dan biasanya tidak menyebabkan gejala lain selain perubahan warna pada kulit. Namun, perubahan warna ini dapat menjadi lebih terlihat pada individu dengan kulit gelap. Beberapa orang dengan vitiligo juga melaporkan gatal atau iritasi pada area yang terkena.

Lalu, bisakah vitiligo disembuhkan? Melansir NHS, bercak putih yang disebabkan oleh vitiligo biasanya bersifat permanen. Meski demikian, ada pilihan pengobatan yang tersedia untuk mengurangi tampilannya.

Jika bercaknya relatif kecil, krim kamuflase kulit dapat digunakan untuk menutupinya. Ada juga krim steroid yang bisa mengembalikan beberapa pigmen kulit. Namun, penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan stretch mark dan penipisan kulit.

Kalau krim steroid tidak berhasil mengurangi bercak, maka pengobatan dengan cahaya atau fototerapi dapat digunakan.

Baca Juga: Soal Wisuda PAUD-SMA, Kemdikbud: Nggak Wajib dan Nggak Boleh Bebani Ortu

Sebagai catatan, berbagai perawatan tersebut dapat membantu mengembalikan warna kulit tapi efeknya tidak bertahan lama. Perawatan itu juga tidak dapat menghentikan penyebaran vitiligo.

Melansir situs American Academy of Dermatology Association, ada operasi dengan tujuan mengembalikan warna kulit. Dua jenis operasi untuk mengobati vitiligo adalah cangkok kulit dan transplantasi sel.

Namun, pembedahan itu tidak dianjurkan bagi orang yang memiliki vitiligo aktif, yang berarti selama 12 bulan terakhir muncul bercak putih baru yang berkembang atau telah tumbuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI