indotnesia

Diabetes Berbahaya bagi Tubuh, Bagaimana Kalau Gula Darah Rendah?

Indotnesia Suara.Com
Senin, 17 Juli 2023 | 15:59 WIB
Diabetes Berbahaya bagi Tubuh, Bagaimana Kalau Gula Darah Rendah?
Tubuh manusia juga bisa mengalami kadar gula rendah. (Pexels/isens usa)

Indotnesia - Salah satu penyakit tidak menular yang mengancam adalah diabetes mellitus atau dikenal sebagai penyakit gula. Pada dasarnya, diabetes mellitus adalah kondisi kronis akibat peningkatan kadar gula darah. 

Hal tersebut membuat tubuh nggak bisa menghasilkan insulin atau nggak dapat menggunakan insulin secara efektif. Selain kadar gula yang tinggi, tubuh juga bisa lho mengalami kadar gula rendah. 

Kondisi itu disebut hipoglikemia, yang merupakan gangguan kesehatan akibat kadar gula rendah di bawah normal. Melansir situs Kementerian Kesehatan, hipoglikemia adalah komplikasi yang paling umum terjadi pada pasien diabetes. 

Salah satu penyebabnya adalah aktivitas fisik yang terlalu berlebihan atau tidak makan/terlambat makan. Lalu, apa saja gejala gula darah rendah?

Berikut gejala hipoglikemia seperti dikutip dari Mayo Clinic:

  1. Pucat
  2. Berkeringat
  3. Gemetar
  4. Sakit kepala
  5. Lapar atau mual
  6. Kelelahan
  7. Merasa cemas
  8. Sulit berkonsentrasi
  9. Pusing
  10. Kesemutan atau mati rasa pada bibir, lifah, atau pipi

Ada beberapa gejala lagi yang menandakan hipoglikemia memburuk, meliputi:

  • Kebingungan
  • Perilaku yang nggak biasa seperti nggak mampu menyelesaikan tugas rutin
  • Kehilangan koordinasi
  • Bicara cadel
  • Penglihatan kabur
  • Mimpi buruk

Hipoglikemia berat juga dapat menyebabkan kehilangan kesadaran dan kejang. Lalu, apakah gula darah rendah berbahaya bagi tubuh? 

Kondisi hipoglikemia dapat berbahaya apabila tidak tertangani dengan cepat. Melansir NHS, ada beberapa cara untuk mengatasi kadar gula rendah, seperti:

  • Konsumsi minum minuman manis atau kudapan seperti segelas kecil minuman soda (jangan pilih yang jenis diet coke), atau konsumsi jus buah.
  • Setelah 10 menit, tes kadar gula darah. Apabila meningkat dan kamu merasa lebih baik, ini pertanda bagus.
  • Kalau ternyata gula darahmu bum meningkat, konsumsi lagi minuman manis dan kudapan, dan ulangi lagi cek kadar gula darah setelah 10-15 menit. Kamu juga boleh makan besar jika memang sudah waktunya, atau konsumsi kudapan seperti roti, biskuit, atau segelas susu sapi. 

Kamu biasanya nggak perlu bantuan media jika sudah merasa lebih baik atau hanya mengalami sedikit gejala hipoglikemia. 
Jika gejala berat, segera pergi ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut. 

Baca Juga: 17 Juli Hari Emoji Sedunia, Lalu Siapakah Penemu Emoji?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI