Indotnesia - Rayyanza Malik Ahmad alias Cipung sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena terinfeksi Andenovirus.
Sebelumnya, putra kedua pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu mengalami gejala berupa demam tinggi yang tak kunjung membaik. Selain itu juga disertai dengan radang paru-paru.
Lantas, apa itu Adenovirus?
Adenovirus adalah sekelompok yang bisa menyebabkan infeksi mata, saluran pernapasan, saluran pencernaan, hingga sistem saraf.
Infeksi ini dapat menyerang siapa saja di berbagai usia. Akan tetapi, sebagian besar kasus Adenovirus menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun.
Melansir CDC, virus ini dicurigai sebagai penyebab dari penyakit hepatitis akut misterius.
Andenovirus memang cenderung menyebabkan infeksi ringan. Namun, bisa menjadi parah jika menyerang seseorang dengan daya tahan tubuh lemah, memiliki penyakit pernapasan atau jantung.
Penyebab Adenovirus
Ada lebih dari 100 jenis Adenovirus dan sekitar 49 jenisnya dapat menginfeksi manusia. Selain itu, infeksi ini juga bisa menular melalui berbagai cara.
Baca Juga: 6 Penyakit Mengintai Akibat Kualitas Udara Buruk
1. Kontak fisik
2. Melalui air liur dari batuk atau pilek (droplets)
3. Menyebar melalui tinja (misalnya ketika mengganti popok)
4. Menyebar melalui air (seperti saat di kolam renang)
Gejala Adenovirus
Disebutkan sebelumnya, Adenovirus dapat menginfeksi mata, saluran pernafasan, saluran pencernaan, dan paru-paru. Gejala umum yang biasa terjadi berupa:
1. Flu/pilek atau batuk
2. Demam
3. Sakit tenggorokan
4. Bronkitis akut
5. Radang paru-paru
6. Pneumonia
7. Mata merah muda
8. Radang lambung atau usus (gastroenteritis) yang menyebabkan mual, muntah, atau diare.
Sementara gejala infeksi adenovirus yang kurang umum meliputi radang kandung kemih atau infeksi penyakit neurologis (kondisi yang mempengaruhi otak dan sumsum tulang belakang).
Pengobatan Adenovirus
Infeksi adenovirus yang ringan dapat diatasi dengan beristirahat dan mengkonsumsi obat pereda nyeri atau obat penurun demam. Namun, jika gejala cukup parah segera hubungi dokter atau memeriksakan diri ke klinik atau rumah sakit.
Langkah pencegahan
1. Sering mencuci tangan dengan sabun.
2. Menghindari menyentuh mata, mulut, atau hidung dengan tangan yang kotor (belum dicuci).
3. Menghindari kontak dengan orang yang sakit.
4. Menghindari penggunaan alat makan bersama
5. Batuk dan bersin menggunakan tisu atau penyeka.