Suara Joglo - pria mengamuk ini sempat diunggah, kemudian tag ke Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Kabar terbaru, sosok pria berkaos merah yang diduga mabuk itu sudah diidentifikasi.
Pria berinisial LK itu mengaku sedang mabuk saat peristiwa terjadi. Warga Kampung Ngoresan itu mengaku tersulut emosinya setelah istrinya mengadu diganggu seseorang saat membeli makanan di warung sekitar lokasi kejadian.
Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi, mengatakan kalau si pria hendak mencari seseorang yang mengganggu istrinya. Ia juga dalam kondisi pengaruh minuman keras.
Dalam video yang beredar di media sosial tampak pria tersebut berhenti di tengah jalan sambil mengacung-acungkan sajam di tengah ramainya lalu lintas. Pria tersebut sendirian mengendarai sepeda motor. Dia ditenangkan seorang pria lain di sampingnya.
"Saat kejadian, LK dalam pengaruh minuman keras. Dia hendak mencari seseorang di sekitar lokasi kejadian yang mengganggu istrinya saat membeli makanan di warung sepekan lalu," kata Kapolres, Selasa (6/12/2022).
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka juga mengatakan kalau si pria sudah teridentifikasi. Ternyata memang benar. Pelaku sudah diamankan oleh kepolisian setempat.
Sebelumnya, video LK ini sempat viral. Dalam unggahan video itu nampak pria tambun menenteng pedang samurai mengamuk mengancam para pengguna jalan di Solo.
Dalam video itu, si pria tambun berkaos merah itu nampak membawa pedang samurai dalam kondisi mabuk dan ditenangkan oleh pria berkaos hitam. Keduanya sempat terlibat obrolan. Pria tambun itu kemudian mencabut samurainya lantas mengacungkannya ke pengendara pikap.
Tak puas sampai di situ, Ia juga nampak kesal ketika ada seorang pria mengendarai motor hendak melewatinya. Pria tambun itu kemudian mengancam hendak membacoknya.
Baca Juga: Piala Dunia 2022 di Qatar Ditonton Lebih dari 1 Miliar Orang Lewat TV
Video ini diunggah akun @revelurra, kemudian direplay oleh akun @Gibran_twett. Rakabuming membalas komentar cekak: "Saya cari," demikian cuitan balasan cekak Gibran.
Unggahan ini segera mendapat respons dari warganet. Mereka ramai-ramai menyerbu kolom komentar wali kota Solo yang juga putra pertama Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) tersebut.
Setelah identitas pria itu diketahui, warganet pun gembira. Mereka kembali menyorot kasus tersebut.
Akun @musafir_**** misalnya. Ia menulis komentar begini: "Di kota lain, provinsi lain, kejahatan jalanan macam ini dibantah keberadaan nya, dikatakan sebagai kreativitas, dikatakan sebagai propaganda untuk menjatuhkan nama baik...."
Lalu akun @Wikan**** juga menulis komentar seperti ini: "KTP mu ngendi?" Wis tau ditakoni ngono kui durung mas?"
Lalu akun @gyspp_**** menulis komentar pendek: "Itu mabuk, mabuk itu karena minuman, minuman itu dibeli pake uang itu tandanya Ada duit kan masi bisa beli minum."