Suara Joglo - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri disebut-sebut sudah mengantongi nama calon presiden yang bakal diusung oleh partai berlambang kepala banteng tersebut.
Capres ini merupakan kader partai sendiri. Namun siapa sosok capres itu, sampai saat ini hanya Megawati yang tahu. Namun sejauh ini, dua nama yang mencuat: Puan Maharani dan Ganjar Pranowo.
Kendati begitu, bija jadi pula nama capres ke depan bukan keduanya. Sebab partai banteng moncong putih itu sudah menyerahkan keputusan soal nama capres kepada Mega--sapaan akrab Megawati.
Presiden RI Joko Widodo mengaku senang dengan sikap Megawati. Jokowi memberi apresiasi khusus kepada Mega, bahwa siapapun capresnya nanti merupakan kader dari PDIP sendiri.
"Saya sangat senang sekali tadi Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri menyampaikan bahwa calonnya (presiden) adalah dari kader sendiri," ujar Jokowi dalam acara HUT Ke-50 PDI Perjuangan di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa.
Jokowi yang merupakan kader PDI Perjuangan juga mengaku senang karena Megawati sangat tenang dan berhati-hati dalam memutuskan figur yang akan diusung sebagai capres pada Pilpres 2024.
"Bu Mega dalam memutuskan betul-betul sangat hati-hati, betul-betul tenang dan tidak 'grusa-grusu' seperti yang lain-lainnya. Didesak-desak dari manapun tidak goyah meski namanya sudah di kantong-nya bu Mega," ujarnya.
Sebelumnya, dari seluruh partai peserta pemilu, baru dua partai yang menegaskan nama capres yang bakal diusung. Pertama Gerindra yang menegaskan bakal mengusung Prabowo Subianto.
Kemudian PKB yang menegaskan bakal mengusung Muhaimin Iskandar, Ketua Umumnya sebagai capres. Kemudian Partai NasDem yang mengusung Anies Baswedan sebagai capresnya. Meskipun Anies bukanlah kader partai tersebut.
Baca Juga: 3 Kunci Sederhana Hidup Bahagia, Optimalkan yang Kamu Punya!
"Tidak seperti Ketua Umum Lainnya", apakah yang dimaksud Jokowi itu Ketum NasDem? Tidak ada yang tahu pasti siapa yang disindir oleh presiden. Yang pasti Ia mengapresiasi langkah Megawati.
Jokowi kemudian mengajak seluruh kader PDI Perjuangan sabar menunggu nama yang akan disampaikan putri Presiden pertama RI Soekarno.
Menurutnya Megawati, yang juga Presiden kelima RI, pada saatnya nanti akan menyampaikan dengan perhitungan dan kalkulasi yang telah dibuat.
Pada kesempatan itu Jokowi mengucapkan selamat ulang tahun Ke-50 PDI Perjuangan. Dia menegaskan di usia emas setengah abad, PDI Perjuangan telah menjadi partai matang karena telah melewati jalan panjang.
"Pahit-getir serta jatuh-bangun untuk mencapai partai yang besar yang menjadi kekuatan pemersatu bangsa di tengah kebhinekaan, partai yang konsisten konsisten menjaga empat pilar kebangsaan, NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan bhineka tunggal ika," ujarnya.
Sementara itu, Megawati menegaskan kalau soal nama Capres merupakan haknya. Ucapan Megawati lantas menuai tepuk tangan dari peserta HUT ke-50 yang didominasi ribuan kader PDIP.
Namun, Megawati sedikit bercanda terhadap reaksi tersebut dengan mengaku tidak akan tergiur mengumumkan Capres 2024 dari PDIP saat HUT ke-50.
"Ya, nanti dahulu, memangnya aku, situ tepuk tangan, mau tergiur umumkan. Enggak," kata dia.
Presiden Kelima RI itu mengaku sebagai pemilik mandat dari PDIP untuk menunjuk Capres 2024 dari partainya, akan menunggu waktu tepat memilih calon pemimpin Indonesia itu.
"Iya, dong, kan, mesti keren, kan, saya ketum terpilih di kongres partai sebagai institusi tertinggi partai, maka oleh kongres partai diberikan, lah, ketum terpilih hak prerogratif siapa yang akan dicalonkan," katanya.
"Sekarang nungguin, enggak ada, ini (nama capres) urusan gue," kata Megawati.