Pernah Ada Konflik Internal, Menilik Sejarah Panjang PDIP yang Kini Berusia Setengah Abad

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 10 Januari 2023 | 14:36 WIB
Pernah Ada Konflik Internal, Menilik Sejarah Panjang PDIP yang Kini Berusia Setengah Abad
Logo PDI Perjuangan. [dok]

Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merayakan ulang tahun ke-50 pada Selasa, (10/1/2023) hari ini. Perayaan berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) yang turut dihadiri langsung oleh Presiden Jokowi dan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Dengan usia setengah abad itu, tentu terdapat sejarah panjang yang mengiringinya. Ditambah dari masa ke masa, PDIP yang semula bernama PDI ini memiliki konflik internal. Untuk mengetahui  selengkapnya, simak informasi berikut.

Sejarah PDI

Awal mulanya, PDI merupakan gabungan dari lima partai politik, salah satunya Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan Soekarno pada 4 Juli 1927. Sementara partai lainnya ada Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI), Partai Kristen Indonesia (Parkindo), Partai Katolik, dan Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Murba).

Kelimanya sepakat membentuk partai baru bernama Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada 10 Januari 1973. Tanggal inilah yang menjadi hari lahir PDI Perjuangan dan kini terus diperingati hingga usianya 50 tahun.

Pernah Ada Konflik Internal

Sejak awal terbentuk, internal PDI sudah memiliki konflik. Hal tersebut semakin parah dengan adanya intervensi dari pemerintah. Untuk mengatasinya, Megawati Soekarnoputri diberi dukungan untuk menjadi Ketua Umum PDI.

Namun, pemerintahan Orde Baru tidak setuju dengan dukungan tersebut. Lalu, terbit larangan untuk mendukung pencalonan Megawati dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada 2-6 Desember 1993.

Larangan tersebut berbeda dengan keinginan peserta KLB yang justru menyetujui dukungan itu. Megawati lalu secara de facto dinobatkan sebagai Ketum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI periode 1993-1998. Ia diresmikan di Munas PDI, Jakarta pada 22-23 Desember 1993.

baca juga

Konflik Internal Memanas

Konflik internal PDI kian memanas hingga diadakannya kongres pada 22-23 Juni 1996 di Asrama Haji Medan. Para pendukung Megawati pada 20 Juni 1996, melakukan unjuk rasa hingga akhirnya terjadi bentrok dengan aparat keamanan.

Lalu, pada 15 Juli 1996, pemerintah Orde Baru yang dipimpin Presiden Soeharto menetapkan Soerjadi sebagai Ketum DPP PDI. Atas dasar ini, pada 27 Juli 1996, pendukung Megawati menggelar Mimbar Demokrasi di halaman kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Setelahnya, muncul rombongan kubu Soerjadi menggunakan kaus merah yang bentrok dengan kubu Megawati. Peristiwa itu dikenal sebagai Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli atau disebut juga dengan nama Peristiwa Kudatuli.

Berubah Nama Jadi PDI Perjuangan

Pasca peristiwa itu, PDI di bawah pimpinan Soerjadi hanya memperoleh 11 kursi DPR. Sementara dukungan untuk Megawati kembali kuat setelah Presiden Soeharto berhenti dari jabatannya pada 21 Mei 1998.

Megawati kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum PDI periode 1998-2003. Penetapan ini digelar bersamaan dengan Kongres ke-V PDI di Denpasar, Bali. Lalu, pada 1 Februari 1999, ia resmi mengubah nama PDI menjadi PDI Perjuangan.

Tujuan diubahnya nama partai itu adalah agar dapat mengikuti Pemilu. PDI Perjuangan kemudian dideklarasikan beserta lambang barunya di Istora Senayan, Jakarta pada 14 Februari 1999.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Maaf Ya Dua Kali Aja' Tegas Pidato Megawati di HUT PDIP Ogah Presiden Tiga Periode: Bukan Pak Jokowi Tak Pintar Tapi..

'Maaf Ya Dua Kali Aja' Tegas Pidato Megawati di HUT PDIP Ogah Presiden Tiga Periode: Bukan Pak Jokowi Tak Pintar Tapi..

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 14:32 WIB

PKS Desak PDIP Segera Umumkan Nama Capres, Megawati Tetap Tenang

PKS Desak PDIP Segera Umumkan Nama Capres, Megawati Tetap Tenang

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 14:18 WIB

Senang Ada Kader PDIP Bakal Nyapres, Jokowi: Namanya sudah di Kantong Bu Mega

Senang Ada Kader PDIP Bakal Nyapres, Jokowi: Namanya sudah di Kantong Bu Mega

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 14:15 WIB

Puji Megawati Tak Grusa-grusu Umumkan Capres, Jokowi: Tak Goyah Meski Namanya Sudah di Kantong

Puji Megawati Tak Grusa-grusu Umumkan Capres, Jokowi: Tak Goyah Meski Namanya Sudah di Kantong

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 14:15 WIB

Cerita Megawati Kaget Dijuluki 'Ratu Preman' Saat Pimpin PDI: Wah Keren Emang Aku...

Cerita Megawati Kaget Dijuluki 'Ratu Preman' Saat Pimpin PDI: Wah Keren Emang Aku...

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 14:11 WIB

Terkini

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

News | Senin, 21 September 2026 | 22:17 WIB

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Banten | Senin, 21 September 2026 | 22:14 WIB

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:11 WIB

Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa 7 Saksi Termasuk Penyedia Peralatan SPPG

Kasus Korupsi MBG, Kejagung Periksa 7 Saksi Termasuk Penyedia Peralatan SPPG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:08 WIB

Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang

Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:06 WIB

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 21:52 WIB

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

×