Setelah Mochamad Iriawan memutuskan untuk tidak mencalonkan diri kembali sebagai Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 maka otomatis salah satu janjinya untuk membuat training center bagi Timnas Indonesia dapat dipastikan tidak terwujud.
Hal tersebut diakui oleh pria yang kerap di sapa Iwan Bule tersebut, menurutnya hampir semua program yang telah ia susun terwujud hanya saja training center belum bisa ia realisasikan.
"Alhamdulillah hampir semua sudah terwujudkan. Hanya training center yang belum bisa direalisasikan," ungkap Iwan Bule dilansit dari akun Instagram @stadionlovers (18/01/2023).
Di sisi lain, Iwan Bule juga menyinggung soal rencana pembangunan training center untuk Timnas Indonesia di IKN. Ia berharap kelak bisa benar-benar terwujud.
"Rencananya kan di IKN. Mudah-mudahan bisa terealisasi dan Indonesia kelak punya training center yang membanggakan," imbuhnya.
Pernyataan Iwan Bule tersebut lantas tak luput dari sorotan kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Tidak sedikit dari mereka yang memberikan komentar terhadap pernyatannya.
"Ya ini kalau kebanyakan desakanya untuk mundur semuanya jadi gatot ( gagal total ) , gara gara ulah tingkat SDM-nya rendah jdinya satu kasus imbasnya semuanya . sedih kalau sepakbolaan indonesia dari dulu bolak balik bolak balik doang ceritanya dari jamanya Djohar arifin & LA nyala mataliti ga ada majunya , hanya di tangan pak iwan bule sekarang udah ada rombakan total walaupun belum 100%," ungkap salah seorang netizen.
"Yang bikin rumit itu jajaranmu Pak . Dari awal rencana sudah ada hanya saja jajaranmu mempersulit mewujudkan rencana itu Pak," kata netizen yang lain.
"Apapun alasannya, timnas Indonesia berprestasi atau tidak pemerintah wajib mmberikan fasilitas seperti training center, stadion sendiri yg di kelolah dan di rawat pemerintah, pesawat pribadi, dll yg di perlukan timnas kita, itu wajib, krn mereka bukan club, mereka mewakili sebuah negara yaitu Indonesia, mknnya fasilitas dari negara harus ada semua, jgn seperti kemarin kalah dari vietnam fasilitas langsung di cabut kan sangat memalukan itu untuk negara dan sangat memukul mental pemain kita," saran netizen satunya.
Baca Juga: Gibran Maafkan Penghina Presiden Jokowi, Publik Geram: Cari Aja Orang nya Mas Wali, Kelewatan Itu