Perseteruan di kalangan artis terkait persoalan konser Bunda Corla di Indonesia yang dibanderol dengan harga hingga Rp300 ribu semakin panas.
Hal tersebut dimulai ketika Nikita Mirzani menyenggol Ivan Gunawan yang disebut-sebut numpang promo berbagai produknya.
Persoalan tersebut lantas disikapi dengan bijak oleh Uni Solena Caniago. Ia memberikan saran kepada Bunda Corla agar memiliki manager. Dengan begitu, tidak ada perseteruan di antara sesama pengusaha yang menyawernya.
“Kalau menurut gue, Si Corla itu harus punya manager. Terus handphonenya dipegangin sama asisten atau dipegang sama manager. Karena ini udah bisnis say. Itu udah brand,” ujar Uni Solena, dikutip dari TikTok @Febby Bye303, Rabu (18/1/2023).
Dengan adanya asisten, Uni Solena berpendapat bahwa para pengusaha yang menyawernya dapat dimanage dengan baik. Dengan begitu, tidak ada lagi brand yang menggunakan namanya atas dasar kekeluargaan.
“Jangan diapproace brand-brand lain hanya atas dasar kekeluargaan, keramah-tamahan, jangan,” tambahnya.
“Hidup ini berbisnis juga, kita butuh orang, orang-orang yang sukses bukan sukses dengan sendiri, banyak kaki-kaki di bawahnya,” lanjutnya.
Sementara itu, Uni Solena Caniago sendiri mengaku tak salah ketika Nikita Mirzani mengungkapkan hal tersebut. Pasalnya, ia menilai sosok Nikita merupakan orang yang supportif.
“Gua nggak tau kenapa Nikita jadi begini, Nikita bilang itu judulnya sawer-saweran, sekarang kenapa judulnya mengarah ke, kalau sawer-saweran ya supportif, pengusaha-pengusaha. Tapi, nggak ada salah juga si MS Glow approach,” tuturnya.
Baca Juga: Profil CAHN FC, Klub Promosi Vietnam yang Rekrut Pemain-pemain Berlabel Timnas
Menurutnya, setiap brand pasti melakukan apapun yang menurutnya menguntungkan. Oleh karena itu, Uni Solena pun tidak dapat menyalahkan MS Glow.
“Jadi, gua tekankan lagi MS Glow benar, dia sebuah brand sebuah perusahaan, dia melakukan apa yang menurut dia menguntungkan, Nikita juga benar seorang yang konsisten, Nikita seorang yang supportif,” tegasnya.