Usai tragedi pelemparan batu ke Bus Persis Solo, ancaman perubahan sistem kompetisi Liga 1 bisa kembali terjadi.
Hal itu diungkapkan oleh Bos Persis Solo Kaesang Pangarep. Kompetisi bisa berubah kembali seperti pada Pandemi COVID-19 dulu.
Kaesang pun meminta suporter untuk damai, dan mendukung klub kebanggaannya masing-masing.
"Udah to para suporter yo pada damai aja. NANTI PERTANDINGANNYA JADI SISTEM BABEL LAGI DAN GAK ADA PENONTON WOI!!!," tulis Kaesang Pangarep di Twitter dikutip pada Minggu (29/1/2023).
Diketahui, Bus Persis Solo dilempari batu oleh oknum suporter Persita Tangerang. Kaca pada bus pun pecah.
Dalam video yang beredar, pemain dan ofisial selamat. Bahkan mereka ikut mengejar oknum suporter dan menghajar dengan tangan kosong.
Melihat unggahan itu, publik pun mendukung Kesang untuk meminta para suporter damai. Sebab, kerusuhan terus terjadi, bukan tidak mungkin kompetisi kembali dihentikan.
"oalah supoter kelakuane macem macem...supoter bola seneng ricuh .. supoter badminton malah pengen membelot ning china, tanding cina vs indo gowo bendera cina cuy.. padahal indo tulen," tulis netizen.
"Udah dipukulin juga sama pemain dan pelatih mas aman," tulis netizen.
Baca Juga: Baik Betul, 5 Zodiak Ini Dikenal Jujur dan Tidak Suka Kebohongan
"Bener mas,nek sistem babel,marakke tim sing keno hukuman ra kerjo golek lapangan pertandingan.sing kudune entuk pemasukan soko tiket,malah nol rupiah.sampun njih poro sedulur suporter,mbenjang mawon sareng2 gruduk panggen KLB ben ET dados ketum ben saget resik2 sedoyo," tulis netizen.