Pakai APBN! Danantara Masih Negosiasi Utang Kereta Cepat Whoosh

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:48 WIB
Pakai APBN! Danantara Masih Negosiasi Utang Kereta Cepat Whoosh
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. [Antara]
baca 10 detik
  • Mensesneg Prasetyo Hadi pastikan utang Kereta Cepat Whoosh dibayar menggunakan dana APBN.
  • CEO Danantara Rosan Roeslani pimpin negosiasi teknis penyelesaian utang dengan pihak China.
  • Pembayaran utang Whoosh masih dalam tahap finalisasi koordinasi dengan Kementerian Keuangan.

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan digunakan untuk melunasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Whoosh.

"Iya," ujar Prasetyo singkat saat memberikan keterangan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Meski demikian, ia belum merinci lebih jauh mengenai besaran alokasi anggaran maupun teknis penggunaan dana negara tersebut.

Saat ini, proses penyelesaian utang Whoosh masih dalam tahap negosiasi antara pemerintah Indonesia dan pihak China. Pembicaraan teknis tersebut dipimpin langsung oleh CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani.

"Laporan terakhir dari rapat di Danantara menunjukkan proses masih dalam tahap finalisasi. Sekarang pembicaraan teknisnya langsung dipimpin oleh Pak Rosan sebagai CEO Danantara," jelas Prasetyo.

Sebelumnya, Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, guna membahas mekanisme penyelesaian utang agar bisa menggunakan dana negara. Rosan telah melakukan pertemuan intensif dengan Menkeu untuk menyelaraskan langkah terkait lini masa dan implementasi kebijakan tersebut.

"Kami diskusikan bersama untuk penyelesaian KCIC Whoosh. Posisi internal kita harus sama sebelum bicara ke pihak luar. Timetable dan hal-hal mendetail lainnya juga sudah kami bicarakan," ujar Rosan di Kantor Kementerian Keuangan pada akhir Desember lalu.

Rosan menambahkan bahwa hingga kini belum ada keputusan final mengenai opsi pembayaran yang akan diambil karena diskusi masih terus berjalan. Namun, ia menekankan bahwa seluruh langkah yang dilakukan tetap mengacu pada arahan Presiden.

"Nanti akan kami detailkan lagi. Semua yang dilakukan sesuai dengan arahan Bapak Presiden kepada kami berdua, agar implementasinya nanti berjalan dengan baik dan benar," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Setiap Hari Guyur Pasar Modal, Ke Saham Apa?

Danantara Setiap Hari Guyur Pasar Modal, Ke Saham Apa?

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:36 WIB

Tak Ada Rencana Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran, Pemerintah Lagi Fokus Lakukan Ini

Tak Ada Rencana Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran, Pemerintah Lagi Fokus Lakukan Ini

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:06 WIB

Wamenkeu Juda Agung: Batas Defisit APBN 3 Persen Harga Mati

Wamenkeu Juda Agung: Batas Defisit APBN 3 Persen Harga Mati

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 15:58 WIB

Terkini

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:09 WIB

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Banten | Senin, 28 September 2026 | 10:08 WIB

Kerahkan Belasan Armada Damkar, Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Padam Setelah 3 Jam

Kerahkan Belasan Armada Damkar, Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Padam Setelah 3 Jam

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 10:07 WIB

Gaji Dipotong Pajak Terus tapi Fasilitas Publik Bapuk, Negara Ngapain Aja?

Gaji Dipotong Pajak Terus tapi Fasilitas Publik Bapuk, Negara Ngapain Aja?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 10:05 WIB

Pengganti LPG 3 Kg Tak Bisa Serentak, CNG Akan Diuji Bertahap

Pengganti LPG 3 Kg Tak Bisa Serentak, CNG Akan Diuji Bertahap

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:03 WIB

Bhimasena Run for Whale Shark 2026 Satukan Langkah untuk Kepedulian Laut Batang

Bhimasena Run for Whale Shark 2026 Satukan Langkah untuk Kepedulian Laut Batang

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 10:01 WIB

Injak Alquran, 2 Warga Lebak Divonis Penjara dan Wajib Sumbang Alquran ke Semua Masjid

Injak Alquran, 2 Warga Lebak Divonis Penjara dan Wajib Sumbang Alquran ke Semua Masjid

News | Senin, 28 September 2026 | 10:00 WIB

Harga Cabai Merah Keriting di Atas Rp100 Ribu/kg Hari Ini

Harga Cabai Merah Keriting di Atas Rp100 Ribu/kg Hari Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:59 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Laga Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Laga Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 28 September 2026 | 09:58 WIB

Kenapa Ikan Nila Hitam Jadi Hama di Thailand? Ini Bahayanya bagi Ekosistem

Kenapa Ikan Nila Hitam Jadi Hama di Thailand? Ini Bahayanya bagi Ekosistem

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 09:54 WIB

×