Terkuak! Ratusan Mahasiswa UB Malang Keracunan Gegara Santap Makanan Mengandung Bakteri E-Coli

Suara Joglo | Suara.com

Senin, 13 Februari 2023 | 17:41 WIB
Terkuak! Ratusan Mahasiswa UB Malang Keracunan Gegara Santap Makanan Mengandung Bakteri E-Coli
Ilustrasi keracunan makanan (Suara.com)

Suara Joglo - Hasil uji laboratorium makanan yang menyebabkan ratusan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang keracunan massal beberapa waktu silam telah keluar.

Ternyata, dalam makanan yang disantap para korban mengandung bakteri E-Coli. Bakteri yang biasa berada dalam veses atau kotoran manusia itu ditemukan di sampel makanan yang disantap para mahasiswa tersebut.

Seperti dijelaskan Kepala Satreskrim Polres Malang Iptu Wahyu Riski Saputro. Hasil uji laboratorium itu keluar hari ini, Senin (13/02/2023). Sampel diambil langsung dari lokasi perkemahan para mahasiswa di Kecamatan Wagir.

"Dengan hasil bahwa, dari hasil pemeriksaan laboratorium bahwa makanan, menu makan siang, menu makan malam, dan sisa makan siang, dan hasil sisa nasi dilokasi mengandung bakteri E-Coli yang berlebihan," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.

Menurut Riski, dengan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan tersebut, artinya tidak sesuai dengan ketentuan yang di keluarkan oleh Dinas Kesehatan.

"Untuk air yang sudah diperiksa laboratorium, seluruhnya memenuhi syarat. Baik itu air bersih yang ada di lokasi dan air untuk minum, baik yang dikonsumsi dan dibawa mahasiswa sudah sesuai syarat," tambah Riski.

Menurut Riski, ada bakteri E-Coli dalam makanan yang di konsumsi Mahasiswa UB, bukan dari hasil kesimpulannya. Melainkan, hasil dari laboratorium terhadap sisa makanan yang diambil petugas di lokasi acara perkemahan.

"Yang jelas kami tidak bisa menyimpulkan bahwa bakteri E-Coli itu berasal dari makanan yang di masak kurang matang, atau apa ya, yang jelas dari hasil pemeriksaan barang barang dari lokasi hasilnya demikian. Ada bakteri E-Coli berlebihan dalam sampel makanan tersebut," tuturnya.

Riski melanjutkan, pihaknya dalam waktu dekat segera mendatangkan saksi ahli dari Dinkes kabupaten Malang untuk melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap hasil laboratorium tersebut.

"Setelah pemeriksaan saksi ahli, kami akan lanjutnya pengembangan kasus ini. Kalau dari pengakuan juru masak tidak ada masalah, artinya ini kan harus dilakukan pemeriksaan laboratorium, apakah kandungan dari makanan tersebut mengandung bakteri atau tidak," ujarnya.

Riski menambahkan, pihaknya juga memastikan kasus keracunan yang dialami Mahasiswa UB disebabkan adanya bakteri E-Coli pada makanan.

"Kami pastikan penyebab kejadian itu dari bakteri E-Coli bukan dari penyebab lain seperti racun dan sebagainya," katanya menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puluhan Bocah SD di Kudus Diduga Keracunan Makanan, Alami Muntah dan Pusing

Puluhan Bocah SD di Kudus Diduga Keracunan Makanan, Alami Muntah dan Pusing

Jawa Tengah | Senin, 13 Februari 2023 | 14:01 WIB

Tersangka Perusakan dan Kekerasan di Kantor Arema FC Berpotensi Tambah

Tersangka Perusakan dan Kekerasan di Kantor Arema FC Berpotensi Tambah

Malang | Senin, 13 Februari 2023 | 13:59 WIB

Usai Feskala BEM UM Rugi Rp200 Juta, Panitia dan Volunteer Malah Diminta Patungan

Usai Feskala BEM UM Rugi Rp200 Juta, Panitia dan Volunteer Malah Diminta Patungan

Video | Kamis, 09 Februari 2023 | 18:40 WIB

Polisi Masih Dalami Kasus Keracunan Massal Mahasiswa UB Malang

Polisi Masih Dalami Kasus Keracunan Massal Mahasiswa UB Malang

Malang | Kamis, 09 Februari 2023 | 14:58 WIB

Terkini

Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid

Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 04:25 WIB

Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0

Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 04:11 WIB

Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta

Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 00:35 WIB

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil

Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 23:40 WIB

Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

Bogor | Selasa, 14 April 2026 | 23:34 WIB

5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi

5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi

Jabar | Selasa, 14 April 2026 | 23:27 WIB

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera

Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 23:24 WIB