Dokter yang juga sebagai aktivisi Eva Sri Diana Chaniago beberapa waktu lalu mengungkit soal sikap Prabowo Subianto ketika rekan-rekannya dipenjara gegara membelanya. Ia mengaku merasa dikhianati.
Menjelang kontestasi Pilpres 2024, suhu politik di tanah air makin menghangat. Selain ada Anies Baswedan, sosok yang saat ini berpotensi kuat maju sebagai capres yakni Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Sama halnya dengan Anies Baswedan, Prabowo Subianto tampaknya tak luput dari isu-isu miring terutama pascapilpres 2019 silam. Hal itu salah satunya diungkap oleh Dokter Eva Sri Diana Chaniago yang pernah mendukungnya.
Dalam kicauannya, Dokter Eva mengungkit sikap Prabowo Subianto saat para pembelanya banyak yang ditahan dengan alasan tidak jelas.
"Banyak teman perjuangan yang dipenjara gegara bela PS bahkan teman-teman dokter juga ditahan dengan alasan tidak jelas. Ada yang istrinya sedang hamil besar, punya balita juga nda ada keluarga lain. Ada suami istri juga, ada banyak perempuan juga. Apa PS peduli? Wajar jika kami merasa dikhianati," kicaunya.
Sebelumnya, hal senada juga sempat diungkap juru bicara Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya ketika ngobrol di channel YouTube Total Politik.
Di momen itu ia menyebut Prabowo Subianto punya track record menyakiti umat yang di Pilpres sebelumnya mendukungnya.
Mustofa kemudian memandingkan latar Anies yang berbeda dengan Prabowo. Ia menyebut Anies Baswedan dan Prabowo Subianto memiliki irisan yang sama. Tetapi menurutnya, Anies tak memiliki yang dipunyai Prabowo Subianto yakni tidak menyakiti umat.
"Dua orang ini irisannya sama, artinya yang nanti diperebutkan dua orang ini adalah sama. Bedanya, ANies tak memiliki satu hal yang tak dimiliki Mas Prabowo. Apa itu? mohon maaf sekali bagi fansnya adalah menyakiti mereka, Anies tidak punya," kata Mustofa.