Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 17 Februari 2026 | 18:33 WIB
Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Rangkaian teror pasca-kritik BEM UGM menyasar Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, ibu, dan puluhan pengurus organisasi.
  • Ibu Tiyo menerima pesan fitnah penggelapan uang pada tengah malam, sementara pengurus lain menerima tuduhan serupa.
  • Tiyo menghadapi teror digital, ancaman fisik penguntitan, hingga upaya pembunuhan karakter menggunakan konten manipulasi AI.

Suara.com - Rangkaian teror pasca-kritik keras BEM UGM terhadap pemerintah masih terus berlanjut. Teror tersebut tak hanya menyasar Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, tetapi juga merambah ke ibu kandungnya serta rekan-rekan pengurus BEM UGM lainnya.

Tiyo mengungkapkan, sang ibu menerima pesan intimidatif yang dikirimkan pada tengah malam—waktu yang dinilai paling rentan secara psikologis.

“Kalau update terakhir ada dua kali, tengah malam. Luar biasa terorisnya ini tahu waktu yang paling rentan bagi ibu saya untuk cukup punya rasa takut yaitu tengah malam ketika ibu pasti dalam suasana batin yang tidak stabil gitu,” kata Tiyo dalam zoom meeting, Selasa (17/2/2026).

Menurut Tiyo, pesan yang diterima ibunya berisi narasi fitnah yang menuding dirinya melakukan penggelapan uang selama menjabat sebagai Ketua BEM UGM.

“Pesannya yang pertama adalah bahwa ‘anakmu, Tiyo Ardianto, itu sebagai Ketua BEM dia nilep uang’. Yang kedua adalah bahwa ada berita orang tua Ketua BEM UGM kecewa karena anaknya nilep uang gitu,” ujarnya.

Tekanan tersebut diakui menimbulkan ketakutan mendalam bagi sang ibu, yang merupakan warga desa sederhana dengan latar belakang pendidikan terbatas.

“Dua pesan itu yang sampai ke ibu saya dan ibu saya secara verbal tanpa saya tanya mengatakan bahwa ibu cukup takut, ibu takut,” imbuhnya.

Tak hanya keluarga, intimidasi juga dialami sekitar 20 hingga 30 pengurus BEM UGM lainnya. Mereka menerima pesan serupa dari nomor tak dikenal yang menuding adanya praktik korupsi di internal organisasi.

“Kira-kira tanggal 15 (Februari 2026) sekitar 20 sampai 30 pengurus BEM UGM menerima teror juga dari nomor tidak dikenal yang pesannya juga sama dengan apa yang diterima oleh ibu bahwa ‘Ketua BEM UGM melakukan penggelapan uang’,” paparnya.

baca juga

Sementara itu, Tiyo sendiri terus menerima teror digital melalui media sosialnya. Ia mengaku mendapat pesan dari nomor berkode negara Inggris Raya (+44), serta mengalami dugaan ancaman fisik berupa penguntitan oleh orang berbadan tegap di ruang publik.

Bahkan, muncul pula ancaman pembunuhan yang mencatut nama lembaga negara melalui pihak ketiga untuk menebar paranoia.

Selain ancaman fisik, upaya pembunuhan karakter juga dilakukan secara masif melalui konten manipulasi berbasis AI yang menyerang privasinya. Tiyo difitnah terkait orientasi seksual hingga dituding sebagai pelanggan hiburan malam.

Seluruh rangkaian intimidasi ini dinilai Tiyo sebagai bentuk kepengecutan rezim, terlebih ketika negara belum memberikan jaminan perlindungan terhadap kebebasan akademik.

BEM UGM menegaskan tidak akan mundur dan tetap akan mengawal persoalan publik meski intimidasi terus meningkat. Solidaritas dan kewaspadaan internal pun diperketat demi memastikan keselamatan seluruh pengurus dari ancaman yang dinilai semakin sistematis.

“BEM UGM akan menggagalkan teror ini dengan cara tidak gentar, tidak takut, dan tidak berhenti melihat persoalan publik ini sebagai persoalan yang harus selalu untuk dikawal,” tandasnya.

Sementara itu, Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII), Masduki, menilai teror yang menyasar Tiyo hingga keluarganya mencerminkan rendahnya indeks keamanan digital di Indonesia.

Terbongkarnya data pribadi keluarga, masifnya disinformasi, serta adanya dugaan praktik pengawasan digital menunjukkan pola yang terorganisir.

“Ada surveillance, ada pembongkaran data pribadi, ada disinformasi. Ini bukan hanya menunjukkan keamanan digital yang sangat rentan, tapi ini bagian dari konspirasi negara untuk meredam kritik melalui platform digital,” tegas Masduki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Surati UNICEF, Ketua BEM UGM Diteror Nomor Asing hingga Ancaman Penculikan

Surati UNICEF, Ketua BEM UGM Diteror Nomor Asing hingga Ancaman Penculikan

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 18:41 WIB

DPR Kecam Keras Teror Terhadap Ketua BEM UGM: Itu Praktik Pembungkaman

DPR Kecam Keras Teror Terhadap Ketua BEM UGM: Itu Praktik Pembungkaman

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:07 WIB

Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya

Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:41 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×