Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tidak sepakat jika sekolah di wilayahnya dimulai pada jam 5 pagi.
Hal itu diungkapkan Gibran saat mengomentari cuitan netizen di Twitter. Warganet tersebut menyebut dengan memajukan jam sekolah bisa meningkatkan UMKM
"Mungkin kalau di Solo di terapkan masuk sekolah jam 5 seperti di NTT bisa menjadi strategi untuk memajukan umkm sarapan lho mas @gibran_tweet misal bubur ayam, nasi liwet, soto dan lain-lain," tulis netizen akun @rambutanhitam dikutip pada Sabtu (4/3/2023).
Gibran pun langsung membalas usulan netizen tersebut. Ia tak setuju dengan dengan memajukan jam sekolah.
"Yang ada malah anak-anak ke sekolah gak sempat sarapan," tulis Gibran.
Netizen pun langsung memberikan komentar beragam.
"Iya mas, kalau masuk jam 5 terus upacara bendera jam berapa ya?," tulis netizen.
"Kl jam 5 udh harus masuk kelas, berarti minimal harus sarapan jam 04.30. Trus bakule bubur, nasi liwet, dll suru buka warung jam brp? Bakule kon blonjo n masak jam piro," tulis netizen.
"Maksudnya si pengusul ini mungkin sekolah sediakan makan, beli penjual bubur, liwet, soto dan lain lain. Itu sekolah jadi bazar makanan setiap hari, UMKM meningkat, anak anak jadi mesin pendorong ekonomi. Ga usah pikirkan pinter apa engga," tulis netizen ke Gibran.