Ealah! Setelah PMK, Para Peternak Blitar Dihadapkan Serangan LSD..

Suara Joglo | Suara.com

Selasa, 07 Maret 2023 | 14:03 WIB
Ealah! Setelah PMK, Para Peternak Blitar Dihadapkan Serangan LSD..
Para peternak melakukan vaksinasi hewan ternak mereka di Blitar (ANTARA)

Suara Joglo - Setelah serangan wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) menyerang sapi dan kambing, kini para peternak di Blitar Jawa Timur diributkan dengan temuan serangan penyakit LSD (Lumpy Skin Disease).

Hal ini membuat pemerintah kabupaten setempat semakin gencar melakukan vaksinasi menyusul temuan kasus penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) yang menyerang sejumlah ternak sapi di kabupaten ini.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar Toha Mashuri mengemukakan temuan penyakit LSD di Kabupaten Blitar sebenarnya muncul satu bulan lalu. Sapi yang terkena pertama kali disembelih dengan harapan bisa memutus penyebaran penyakit itu.

"Sebulan lalu kami ada satu kasus, kemudian kami potong, tapi muncul lagi. Jadinya, kami treatment pengobatan, isolasi setelah satu bulan dinyatakan sembuh berdasarkan hasil uji laboratorium," katanya di Blitar, Selasa (07/03/2023).

Penyakit tersebut rentan menyerang sapi dan kerbau yang disebabkan oleh Virus Lumpy Skin Disease genus Capripoxvirus yang termasuk dalam keluarga Poxvirus (FAO, 2021). Penyakit tersebut kadang disebut dengan cacar yang menyerang pada sapi dan kerbau, sehingga menyebabkan kecacatan permanen di tubuh ternak.

Ia mengatakan pihaknya tetap menangani laporan penyakit LSD. Pengobatan juga dilakukan dengan harapan penyakit ini tidak menyebar kepada ternak sehat lainnya. Vaksinasi pada ternak juga dilakukan dengan harapan bisa memutus penyebaran penyakit itu.

"Kalau ada kasus, kami vaksinasi ternak dengan radius satu kilometer. Tapi, yang terpenting tetap kebersihan kandang, biosekuriti ternak dan lingkungannya," kata dia.

Ternak yang terkena penyakit LSD ini, kata Toha, cenderung tidak mau makan, sehingga badannya menjadi kurus. Namun, untuk tingkat kematiannya rendah.

"Masa inkubasi 28 hari, berbeda dengan PMK 14 hari. Ternak biasanya tidak mau makan, jadinya lesu, kurus. Tapi, tingkat kematiannya rendah. Penularan pun lewat perantara. Kami dari dinas juga memberikan dukungan vitamin," kata dia.

Pihaknya sigap bertindak dengan harapan peternak tidak resah dengan temuan penyakit LSD ini. Pada ternak yang terkena penyakit ini dagingnya aman untuk dikonsumsi, sedangkan untuk kulit sebenarnya juga aman.

"Dagingnya aman, karena ini bukan penyakit yang menular ke manusia. Untuk kulitnya, karena ada bekas sebenarnya tidak apa-apa, boleh saja jika dimakan," kata dia.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Peternakan Kabupaten Blitar Nanang Miftahudin menambahkan saat ini ada sembilan ekor sapi yang tersebar di lima kecamatan di wilayah Kabupaten Blitar, yang terkena penyakit LSD.

Ia menambahkan mitigasi sudah dilakukan sejak awal laporan kasus tersebut. Salah satu yang dilakukan adalah dengan vaksinasi pada ternak, sehingga penyakit ini tidak menyebar.

"Untuk LSD ini tingkat kematiannya rendah. Tapi, secara spesifik tetap akan muncul setelah sembuh. Ibaratnya secara global cacat pada sapi," kata dia.

Sementara itu, jumlah ternak sapi di Kabupaten Blitar saat ini sekitar 140 ribu ekor untuk sapi potong dan sekitar 20 ribu sapi perah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Weladalah! Arwah Korban Ledakan Blitar Datangi Warga Lewat Mimpi? Berpesan Seperti Ini..

Weladalah! Arwah Korban Ledakan Blitar Datangi Warga Lewat Mimpi? Berpesan Seperti Ini..

| Rabu, 01 Maret 2023 | 15:52 WIB

Persediaan Daging Sapi dan Minyak Goreng Aman di Batam Jelang Ramadan

Persediaan Daging Sapi dan Minyak Goreng Aman di Batam Jelang Ramadan

Batam | Selasa, 28 Februari 2023 | 19:38 WIB

4 Wisata Seru di Blitar, Yuk Kesana!

4 Wisata Seru di Blitar, Yuk Kesana!

| Senin, 27 Februari 2023 | 23:34 WIB

Disnak Kaltim Yakin Kebutuhan Pangan Asal Ternak Bakal Cukup Sampai Hari Raya Idul Fitri

Disnak Kaltim Yakin Kebutuhan Pangan Asal Ternak Bakal Cukup Sampai Hari Raya Idul Fitri

Kaltim | Senin, 27 Februari 2023 | 16:00 WIB

Terkini

Manchester City Hajar Chelsea 3-0 di Stamford Bridge, Pepet Arsenal di Klasemen

Manchester City Hajar Chelsea 3-0 di Stamford Bridge, Pepet Arsenal di Klasemen

Bola | Senin, 13 April 2026 | 06:20 WIB

Side Hustle Bukan Gila Kerja, Tapi Perjuangkan Pekerja UMR untuk Bertahan

Side Hustle Bukan Gila Kerja, Tapi Perjuangkan Pekerja UMR untuk Bertahan

Your Say | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Arya Khan Bongkar Gaya Hidup Pinkan Mambo yang Boros, Dikasih Rumah Malah Pilih Sewa Mahal

Arya Khan Bongkar Gaya Hidup Pinkan Mambo yang Boros, Dikasih Rumah Malah Pilih Sewa Mahal

Entertainment | Senin, 13 April 2026 | 06:00 WIB

Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia

Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 23:55 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem

Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem

Sumsel | Minggu, 12 April 2026 | 22:36 WIB

Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot

Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot

Riau | Minggu, 12 April 2026 | 22:36 WIB

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:15 WIB

Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya

Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya

Jakarta | Minggu, 12 April 2026 | 22:12 WIB