Perang Ukraina-Rusia Kian Sengit, Jerman Ragu Perdamaian Bisa Tercipta

Suara Joglo | Suara.com

Selasa, 14 Maret 2023 | 17:06 WIB
Perang Ukraina-Rusia Kian Sengit, Jerman Ragu Perdamaian Bisa Tercipta
Perang Ukraina dan Rusia (ANTARA)

Suara Joglo - Sampai saat ini perang Ukraina dan Rusia kian sengit. Belum ada tanda-tanda bakal mereda sebab sampai sekarang belum ada titik temu keinginan Ukraina dan Rusia.

Oleh sebab itu, Jerman pun meragukan pembicaraan damai. Ini disampaikan Kanselir Jerman Olaf Scholz yang meragukan keinginan damai dari Rusia. Jerman malah bakal terus mendukung Ukraina.

"Perang agresi Rusia terus berlanjut. Mereka merekrut pasukan baru dan mengirim mereka ke garis depan," kata Scholz dalam konferensi pers di Berlin, Senin (12/3).

Pernyataannya muncul sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang proposal diplomat veteran Jerman Wolfgang Ischinger baru-baru ini untuk meluncurkan inisiatif perdamaian guna mengakhiri perang.

"Ukraina siap untuk perdamaian, tetapi tentu saja itu bukan perdamaian yang didikte. Anda tidak dapat bernegosiasi ketika seseorang menodongkan pistol ke kepala Anda. Namun, itulah yang masih ingin dilakukan oleh presiden Rusia," kata Scholz.

Dia menuding Presiden Rusia Vladimir Putin mengobarkan perang kejam melawan Ukraina yang mengakibatkan kematian ribuan warga sipil dan tentara.

"Di Rusia juga, banyak ibu dan ayah berduka atas kematian anak-anak mereka karena perang yang menghancurkan ini, atas rencana imperialis presiden Rusia," ujar dia.

Scholz menegaskan bahwa Jerman akan terus memberikan dukungan militer ke Ukraina bersama sekutunya.

"Apa yang kami lakukan saat ini bertujuan untuk mengubah situasi dan mewujudkan perdamaian yang adil bagi Ukraina," tuturnya.

Ischinger serukan perdamaian

Ischinger, mantan kepala Konferensi Keamanan Munich, memperingatkan bahwa seseorang tidak dapat mengakhiri perang dengan memberikan dukungan militer lebih lanjut ke Ukraina dan menyerukan peningkatan upaya diplomatik untuk solusi damai.

"Kita harus memulai proses untuk mencari solusi damai bagi Ukraina. Dan kita harus melakukannya sekarang," tulis dia dalam artikel tamu untuk surat kabar Tagesspiegel.

Dia juga mengusulkan pembentukan kelompok kontak politik-strategis di antara negara-negara yang dapat berkontribusi pada solusi damai.

Ischinger mengatakan kelompok ini harus memeriksa unsur-unsur rencana perdamaian yang mungkin, mengembangkan strategi negosiasi, dan menyiapkan rancangan teks dalam koordinasi dengan pihak berwenang Ukraina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bule Rusia yang Punya KTP WNI di Bali Jadi Tersangka

Bule Rusia yang Punya KTP WNI di Bali Jadi Tersangka

Bali | Selasa, 14 Maret 2023 | 16:21 WIB

Bukan Main! Lamborghini Turis Rusia di Bali Ngemplang Pajak Rp 104 Juta

Bukan Main! Lamborghini Turis Rusia di Bali Ngemplang Pajak Rp 104 Juta

News | Senin, 13 Maret 2023 | 19:30 WIB

Presiden Ukraina Beri Gelar Pahlawan Prajuritnya yang Dieksekusi Rusia

Presiden Ukraina Beri Gelar Pahlawan Prajuritnya yang Dieksekusi Rusia

| Senin, 13 Maret 2023 | 19:23 WIB

Wacana Pencabutan VoA Imbas Turis 'Nakal' Rusia Ukraina: Publik Banyak Pro?

Wacana Pencabutan VoA Imbas Turis 'Nakal' Rusia Ukraina: Publik Banyak Pro?

News | Senin, 13 Maret 2023 | 15:52 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan

PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan

Sumsel | Senin, 11 Mei 2026 | 23:51 WIB

Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan

Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan

Jakarta | Senin, 11 Mei 2026 | 23:22 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat

Banten | Senin, 11 Mei 2026 | 23:14 WIB

Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran

Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran

Sumsel | Senin, 11 Mei 2026 | 23:09 WIB

5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa

5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa

Bogor | Senin, 11 Mei 2026 | 23:06 WIB