Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung elektabilitas menteri pertahanan Prabowo Subianto naik.
Hal itu diungkapkan pada acara silaturahmi Ramadan DPP PAN, yang juga dihadiri Ketua Partai KIB dari Partai Golkar, PPP. Selain itu acara tersebut dihadiri PKB dan Gerindra.
"Disinggung mengenai Pak Prabowo yang Naik elektabilitasnya, saya pikir-pikir naiknya elektabilitas beliau ini bukan karena saya, yang karena beliau sendiri dengan Gerindra," ujar Presiden Jokowi dikutip dari video yang diunggah Kompas TV di YouTube pada Senin (3/4/2023).
Namun demikian, Presiden Jokowi menyebut soal dibahasnya elektabilitas Prabowo Subianto karena Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan ingin diajak blusukan bersama.
"Saya hanya berfikir pak Zul minta diajak, sudah minggu besok tiga kali dengan saya, sebetulnya urusan yang sering saya lakukan itu kan ke pasar, memang cocoknya dengan pak Zulkifli, tapi enggak tahu yang sering diajak itu pak Prabowo," kata Presiden.
"Pak Zulkifli diem-diem aja, baru ini saya tahu minta diajak. Biasanya kita bertemu dengan pak Zul dengan urusan bawang putih, hampir sehari-dua hari ketemu. Tapi ndak pernah pak mbok saya diajak, ndak pernah," ucap Jokowi.
Presiden menegaskan blusukan bersamanya tidak akan menaikan elektabilitas.
"Baru nangkep saya, tapi kalau pak zul diajak, yang lain diajak juga, meskipun efeknya tidak ada. Ya karena beliau sendiri lah kenapa elektabilitasnya naik," kata Presiden Jokowi.
Baca Juga: Doddy Sudrajat Puji Lina Mukherjee Cantik, Warganet: Jodohin Yuk!