Elektabilitas Ganjar Pranowo menjelang Pemilu 2024 diprediksi turun. Bahkan hal ini menjadi kesempatn Erick Thohir menyalip Ganjar atas statemennya menolak Timnas Israel bermain di Indonesia.
Hal itu diungkapkan pengamat politik Universitas Andalas, Sumatera Barat, Asrinaldil.
Menurutnya, reaksi netizen yang mengantarkan Ganjar pada jurang penurunan elektabilitasnya 2024 nanti.
"Kalau dilihat dari reaksi netizen, itu kan representasi kemarahan publik. Paling tidak ada yang kecewa dengan beliau," ujar Asrinaldi dikutip dari Antara, Rabu (5/4/2023).
Ia menyebutkan orang-orang yang mengharapkan Ganjar maju sebagai capres 2024 malah bertolak belakang dengan penolakan Ganjar. Apalagi massa yang mendukung Ganjar merupakan masyarakat milenial yang sudah melek dengan teknologi.
"Tentu muncul pandangan yang mempengaruhi cara pikir rakyat. Apakah sosok Ganjar ini layak jadi presiden atau tidak?," ujar dia.
Prediksi turunnya elektabilitas Ganjar Pranowo akan mendongkrak elektabilitas Erick Thohir.
Bukan tanpa sebab, Erick cukup getol melakukan upaya komunikasi dengan FIFA agar mencabut keputusannya tersebut. Meski pada akhirnya gagal.
"Tentu apa yang dilakukan Erick itu (mempengaruhi) elektabilitasnya," kata dia.
Baca Juga: Setop Tradisi Anies Baswedan, Heru Budi Tak Gelar Salat Id di JIS Tahun Ini