Sebanyak 970 titik lokasi salat Idul Fitri sudah disiapkan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenang) DIY.
Nantinya masyarakat bisa menggelar dan mengikuti ibada sunnah tersebut di lapangan, masjid dan musala yang ada di Kota Pelajar.
Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag DIY, Nurhuda mengabutkan bahwa pendataan terus dilakukan jajarannya.
"Sudah hampir 1.000 lokasi, kami pun masih melakukan pendataan," terang dia dikutip dari Antara, Rabu (12/4/2023).
Dari 970 lokasi yang terdata, menurutnya, sebagian menyatakan akan menggelar salat Idul Fitri tanggal 21 April 2023 dan sebagian lainnya menyatakan menunggu keputusan pemerintah berdasar pada hasil sidang isbat.
"Perbedaan pelaksanaan salat Idul Fitri bukan hal yang baru dan kami dari Kemenag tentu melakukan upaya-upaya memberikan pemahaman bahwa dengan perbedaan itu masyarakat tetap saling menghormati dan menghargai," katanya.
Terdapat dua masjid yang nantinya akan didatangai banyak jamaah ketika salat Idul Fitri digelar. Pertama di Masjid Syuhada Kota Jogja dan Masjid Gedhe Kauman Kota Jogja.
"Salah satunya terpusat di Masjid Syuhada yang sekarang telah menjadi Masjid Agung di Kota Yogyakarta. Kemudian, jamaah dalam jumlah besar juga diperkirakan berlangsung di lapangan dan masjid-masjid Agung kabupaten lain," kata dia.
Meski kasus Covid-19 telah melandai, Nurhuda meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan saat melaksanakan salat Idul Fitri.
Baca Juga: CEK FAKTA: Pemandangan Syahdu Ariel NOAH Mengimami Salat BCL
"Tentu sekarang sudah lebih longgar, tetapi penerapan prokes masih tetap diharapkan, misalnya menggunakan handsanitizer dan masker," kata dia.