Kronologi 30 WNI Disekap di Perusahaan Vietnam, Kerja Tak Sesuai Kesepakatan, Nekat Kabur dari Penampungan

Suara Joglo

Kamis, 13 April 2023 | 17:04 WIB
Kronologi 30 WNI Disekap di Perusahaan  Vietnam, Kerja Tak Sesuai Kesepakatan, Nekat Kabur dari Penampungan
Ilustrasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) (Istimewa)

Kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kembali menimpa Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Vietnam

Para WNI diminta menjadi pelayan call center untuk menipu para pelanggan dengan mengatasnamakan perusahaan yang ada di Indonesia.

Hal itu dialami sebanyak 30 WNI yang berada di Ho Chi Minh City, Vietnam. Ke-30 orang itu sudah ditangani dan dikembalikan ke Indonesia pada Senin (10/4/2023) lalu.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Ho Chi Minh City, menyebut bahwa WNI yang terdiri dari 29 laki-laki dan satu perempuan itu direkrut dengan iming-iming gaji besar di Vietnam.

"Namun sesampainya di tempat mereka bekerja, mereka bekerja yang melanggar hukum, yaitu dilatih untuk melakukan penipuan berkedok call center atas nama kantor atau perusahaan di Indonesia," terang KJRI dikutip dari Suara.com, Kamis (13/4/2023).

KJRI memprediksi bahwa 30 WNI ini sudah bekerja cukup lama bersama perusahaan yang justru terlibat dalam TPPO itu. Ke-30 WNI tiba-tiba mendatangi KJRI Ho Chi Minh City dan meminta pertolongan.

Para WNI nekat dan berhasil kabur dari tempat penampungan yang disediakan oleh penipu tersebut. Para WNI ini berhasil ke KJRI Ho Chi Minh City tanpa membawa ponsel ataupun paspor.

Diketahui, ponsel dan juga paspor mereka sudah disita oleh penipu.

Mengetahui kondisi WNI terancam di Vietnam, perwakilan RI di Vietnam bersama Direktorat Perlindungan WNI Kemenlu serta Bareskrim Polri langsung menangani kasus 30 WNI tersebut.

baca juga

"Pemerintah Vietnam langsung memberikan dukungan untuk kasus penuntasan  TPPO dengan melakukan penangkapan terhadap pelaku-pelaku tersebut. Kasus ini juga menjadi kasus pertama yang melibatkan korban WNI dengan jumlah besar di Vietnam," terang KJRI.

Proses verifikasi dokumen dan izin dari otoritas Vietnam diperoleh pada 2 April 2023 lalu. Selanjutnya 30 WNI ini terbang ke Indonesia untuk menjalani proses rehabilitasi dan konseling psikologi di Bambu Apus, Jakarta.

Tepat pada Senin (10/4/2023) kemarin seluruh WNI korban TPPO tersebut akhirnya kembali ke rumah mereka masing-masing dengan selamat.

Atas kasus tersebut, pemerintah mengingatkan warga untuk mengorek betul perusahaan atau pekerjaan yang ditawari agen untuk bekerja dengan gaji besar di luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Pemain dari Tim Pesaing Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023 yang Punya Nilai Pasar Tertinggi

5 Pemain dari Tim Pesaing Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023 yang Punya Nilai Pasar Tertinggi

Bola | Rabu, 12 April 2023 | 17:26 WIB

Kronologi Lengkap Dirut Pertamina Hulu Indonesia Diusir DPR RI saat Rapat

Kronologi Lengkap Dirut Pertamina Hulu Indonesia Diusir DPR RI saat Rapat

News | Selasa, 11 April 2023 | 16:14 WIB

Pelatih Timnas Vietnam Pindah Agama Islam, Philippe Troussier Ubah Nama Jadi Omar

Pelatih Timnas Vietnam Pindah Agama Islam, Philippe Troussier Ubah Nama Jadi Omar

Bola | Senin, 10 April 2023 | 18:05 WIB

Terkini

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:36 WIB

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:31 WIB

×