Sikap PDIP termasuk beberapa kader politiknya, Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster yang menolak Timnas Israel U-20 bermain di Indonesia, berimbas pada turunnya elektabilitas partai.
Bahkan hal itu semakin menjadi ketika Indonesia dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kepada kadernya mengembalikan elektabilitas yang hilang.
Hal itu dilakukan Megawati dengan memanggil sejumlah kadernya pada 9 April 2023 lalu, termasuk Aria Bima yang hadir dan diminta untuk mengembalikan elektabilitas PDIP yang merosot setiap harinya.
"Yang jelas kan ada penurunan akibat penolakan Israel U-20 itu. Bahkan beberapa lembaga survei mengatakan elektabilitas PDI turun, nah ini yang perlu dikuatkan," ujar Aria Bima dikutip dari Suara.com, Kamis (13/4/2023).
Ia menyebutkan bahwa para kader diminta fokus untuk mendongkrak angka elektabilitas yang tergerus. Memang dalam pertemuan kader itu, ada pembahasan soal capres-cawapres 2024 namun Megawati tak mau kadernya mengurusi soal pencapresan dulu.
"Ibu menegaskan, semua yang menyangkut capre-cawapres urusan ketua umum, kamu turun, kamu turun. Apalagi dalam suasana Ramadan dan Idul Fitri, nanti harus banyak menyapa masyarakat," terang dia.
Aria Bima yang juga sebagai Anggota DPR RI juga mengatakan ditengah terpaan badai di tubuh PDIP, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk menjaga ideologi partai.
"Jadi yang tak lagi ideologis, diminta keluar," kata dia menirukan pernyataan Megawati.
Gagalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 menjadi kekecewaan masyarakat luas. Bahkan beberapa penggawa Timnas Indonesia U-20 harus mengubur mimpinya dalam-dalam.
Baca Juga: CEK FAKTA Kader PDIP Deklarasikan Anies Baswedan Capres 2024 di Blitar
Nama Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster masih dituding menjadi penyebab gagalnya Indonesia bertarung di level elit dunia itu.