Mikhael Raja Muda Bataona, pengamat politik dan dosen ilmu komunikasi politik di Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, mengungkapkan bahwa kunci penentuan cawapres yang mendampingi Prabowo Subianto terletak pada Muhaimin Iskandar.
"Mengingat Erick Thohir ingin menjadi cawapres Prabowo, maka kuncinya ada pada Muhaimin. Komunikasi di balik layar antara Muhaimin dan Erick Thohir menjadi hal yang penting. Di panggung depan, cerita yang muncul lebih banyak bertujuan memastikan Prabowo tetap menjadi bagian dari wacana media dan diskusi publik di ruang-ruang publik," kata Bataona dikutip dari Antara, Rabu (24/3/2023)
Pendapat tersebut diungkapkan oleh Bataona selaku pengajar Ilmu Komunikasi Politik dan Teori Kritis di Fakultas Ilmu Sosial Politik Unwira Kupang, dalam konteks pertemuan antara Prabowo dan Erick Thohir serta peluang adanya pasangan Prabowo-Erick Thohir dalam Pilpres 2024.
"Pertemuan antara Prabowo dan Erick Thohir memang memberikan sinyal adanya peluang bagi kedua figur ini untuk berduet. Menurut pendapat saya, Erick Thohir bukan hanya seorang menteri, melainkan seorang teknokrat dan pengusaha ternama dengan reputasi internasional," terangnya.
Selain itu, prestasi Erick dalam bidang pemerintahan juga cukup mengesankan.
"Oleh karena itu, menurut saya, tidak diragukan lagi bahwa Erick sangat layak mendampingi Prabowo. Namun, kunci koalisi Gerindra dan PKB atau partai-partai Islam saat ini berada di tangan Muhaimin Iskandar," ungkapnya.
Menurut Bataona, jika Erick ingin menjadi cawapres Prabowo, maka kuncinya terletak pada Cak Imin. Bagaimana komunikasi di balik layar antara Cak Imin dan Erick Thohir.
Di panggung depan, cerita yang muncul lebih banyak bertujuan memastikan Prabowo tetap menjadi bagian dari wacana media dan diskusi publik di ruang-ruang publik.
Namun, di balik layar, timnya sedang bekerja keras untuk memastikan siapa yang akan menjadi cawapres, karena itu merupakan tugas yang paling sulit dan rumit bagi Prabowo saat ini. Oleh karena itu, upaya lobbying dengan Cak Imin agar cawapres dapat berasal dari luar PKB juga sedang dilakukan secara intensif.
"Menurut saya, Erick Thohir sedang melakukan negosiasi dengan Muhaimin," tambah Raja Muda Bataona yang juga merupakan pengajar Investigatif News dan Jurnalisme Konflik di Fisip Unwira Kupang.
Tanpa adanya negosiasi, Bataona memperkirakan akan sangat sulit, mengingat PKB sedang gencar kampanye untuk Cak Imin sebagai calon presiden atau calon wakil presiden dalam Pilpres 2024. [ANTARA]