Wagner Memberontak Ancam Serang Moskwa, Vladimir Putin Bereaksi Keras

Suara Joglo | Suara.com

Sabtu, 24 Juni 2023 | 20:58 WIB
Wagner Memberontak Ancam Serang Moskwa, Vladimir Putin Bereaksi Keras
Presiden Rusia Vladimir Putin. ([ANTARA])

Bos Wagner, perusahaan penyedia tentara bayaran, Yevgeny Prigozhin mengancam akan menyerang Ibu Kota Rusia, Moskwa. 

Pemberontakan tersebut menyusul tudingan Prigozhin yang menyebut militer Rusia membunuh sejumlah besar prajurit Wagner dalam sebuah serangan udara. Meskipun sudah dibantah Menteri Pertahanan Rusia. 

Presiden Rusia, Vladimir Putin angkat bicara tentang ancaman Prigozhin yang akan menduduki Moskwa. Dia menyebut Wagner dan pimpinannya, Yevgeny Prigozhin telah berkhianat karena melakukan pemberontakan di wilayah selatan.

Putin dalam pernyataan yang disiarkan televisi Rusia mengungkapkan, aksi yang dilakukan Wagner dan pimpinannya merupakan serangan dari belakang di tengah invasi ke Ukraina. 

"Ambisi yang berlebihan dan kepentingan pribadi telah menyebabkan pengkhianatan. Ini adalah pukulan terhadap Rusia, terhadap rakyat. Reaksi kita untuk mempertahankan Tanah Air dari ancaman seperti ini akan sangat keras," wanti-wanti Putin seperti dilansir Reuters dikutip, Sabtu (24/6/2023).

Pemerintah Rusia memastikan akan menghukum siapapun yang berencana berkhianat dan memberontak. 

"Semua orang yang berkhianat, yang sedang mempersiapkan pemberontakan bersenjata, yang menggunakan cara-cara pemerasan dan terorisme, akan menerima hukuman, akan bertanggung jawab kepada hukum dan rakyat kita," katanya. 

Sebelumnya, Prigozhin di media sosial meminta Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Valery Gerasimov untuk menghadap ke Rostov on Don. 

Kota yang ada di Selatan Rusia itu saat ini sudah dikuasai Wagner. Prigozhin mendesak keduanya datang untuk mempertanggungkjawabkan atas tewasnya pasukan Wagner dalam sebuah serangan udara yang diklaim dilakukan militer RUsia. 

"Mereka yang menghabisi pasukan kami, yang membunuh puluhan ribu tentara Rusia, akan dihukum. Saya minta, jangan ada yang melawan," kata Prigozhin.

Apabila tidak, Prigozhin menyebut sebanyak 25.000 pasukan akan membuat kekacauan menyerang pos penjagaan dan angkatan udara Rusia.

Sejumlah laporan menyampaikan Wagner telah berhasil menembak jatuh helikopter milik militer dalam sebuah pertempuran di selatan Rusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Rekomendasi Band Alternative Rock Rusia untuk Selingan Playlistmu

4 Rekomendasi Band Alternative Rock Rusia untuk Selingan Playlistmu

Your Say | Sabtu, 24 Juni 2023 | 08:23 WIB

Jerman Bujuk China Gunakan Pengaruhnya ke Rusia untuk Akhiri Perang

Jerman Bujuk China Gunakan Pengaruhnya ke Rusia untuk Akhiri Perang

| Rabu, 21 Juni 2023 | 20:26 WIB

CEK FAKTA: Tak Terima Umat Muslim Palestina Dianiaya, Rusia Bersama Negara-negara Islam Siap Lenyapkan Israel

CEK FAKTA: Tak Terima Umat Muslim Palestina Dianiaya, Rusia Bersama Negara-negara Islam Siap Lenyapkan Israel

| Rabu, 21 Juni 2023 | 13:02 WIB

Terkini

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

Kalbar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:58 WIB

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

Bogor | Senin, 04 Mei 2026 | 23:49 WIB

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:42 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:40 WIB

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

Banten | Senin, 04 Mei 2026 | 23:35 WIB

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 23:34 WIB

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:29 WIB

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB