Menyembelih hewan kurban menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan di Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah. Silakan simak tata cara menyembelih hewan kurban yang disunnahkan dalam Islam supaya kegiatan tersebut bisa berjalan dengan lancar.
Menyembelih hewan kurban tak bisa dilakukan secara asal-asalan. Ada cara menyembelih hewan kurban yang benar menurut syariat Islam. Jika kamu belum tahu, silakan simak penjelasan yang dikutip dari nu.or.id di bawah ini.
Ketahui terlebih dahulu bahwa menyembelih hewan kurban dilaksanakan pada hari raya Idul Adha. Umat Islam disunnahkan untuk melaksanakan kurban pada hari raya Idul Adha atau pada tiga hari tasyrik. Hari tasyrik yang dimaksud ialah tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
Tujuan dari melaksanakan kurban untuk umat Islam adalah memenuhi dan membuktikan iman dan taqwa umat Islam kepada Allah SWT. Maka, proses penyembelihan hewan kurban tidak boleh dilakukan seperti menyembelih hewan ternak untuk lauk.
Sebelum menyembeli hewan qurban, Anda harus memenuhi empat rukun menyembelih hewan kurban, antara lain:
- Pekerjaan menyembelih disebut Dzabhu
- Orang yang menyembelih dzabih
- Hewan yang disembelih
- Alat untuk menyembelih
Baca Juga: Afgan Akan Hadirkan Musisi Senior yang Telah Wafat di Konser Tunggalnnya
Selain itu patuhi beberapa syarat penyembelih, antara lain:
- Orang Islam/orang yang halal dinikahi orang islam
- Bila hewan kurban tidak dapat dikendalikan, disyaratkan orang yang menyembelih adalah orang yang dapat melihat.
- Bila penyembelih orang buta, seseorang yang belum tamyiz dan orang yang sedang mabuk, maka hewan yang disembelih berhukum makruh. Niat kurban menjadi tidak sah.
- Penyembelih harus memotong jalan nafas dan jalan makan dari hewan kurban
- Penyembelih harus menghadap kiblat saat melakukan penyembelihan, begitu pula dengan posisi hewan kurban juga harus menghadap kiblat.
Tata Cara Menyembelih Hewan Qurban
Sebelum menunaikan ibadah kurban maka sebaiknya kita membaca niat menyembelih hewan kurban yaitu sebagai berikut:
“Bismillahi wallahu Akbar, Allahumma hadza minka wa laka, Hadza ‘annaa”
Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, (ternak ini) dari-Mu dan untuk-Mu. Kurban ini dariku.” (HR. Muslim dan Baihaqi).
Namun, jika hewan kurban milik orang lain maka bacaan “Hadza’annaa” diganti menjadi “Hadza’anfulan”.
Setelah membaca niat menyembelih hewan kurban maka ada beberapa tata cara dalam melaksanakan sembelih kurban:
1. Membaca Bismillah.
2. Membaca shalawat nabi "Allahumma shalli ala sayyidina muhammad, wa alaa aali sayyidina muhammad". Artinya : Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.
3. Menghadapkan hewan yang akan disembelih ke arah kiblat.
4. Membaca takbir sebanyak tiga kali.
5. Membaca doa menyembelih hewan kurban.
6. Tidak memperlihatkan alat potong pada hewan kurban.
7. Menggunakan pisau yang tajam dan memotong tepat pada tenggorokan atau urat nadi di bagian leher hewan sehingga hewan kurban tidak kesakitan.
8. Jangan mematahkan leher hewan kurban sebelum benar-benar mati.
Demikian informasi mengenai tata cara menyembelih hewan qurban seperti yang disunnahkan. Semoga bermanfaat saat melakukan qurban di Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah nanti.