Buntut Pembakaran Al Quran, Iran Takkan Kirim Duta Besar yang Baru ke Swedia

Suara Joglo

Senin, 03 Juli 2023 | 17:58 WIB
Buntut Pembakaran Al Quran, Iran Takkan Kirim Duta Besar yang Baru ke Swedia
Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Warga Banten (FPWB) membawa poster saat berunjuk rasa memprotes aksi pembakaran Al Quran oleh politisi Swedia Rasmus Paludan ([ANTARA])

 Iran tidak akan mengirim duta besar yang baru dilantik ke Swedia setelah masa bertugas dubes sebelumnya berakhir, sebagai tanggapan atas insiden pembakaran Al Quran oleh seorang ekstremis sayap kanan di Stockholm.

"Proses pengiriman dubes baru ke Swedia telah dihentikan karena tindakan pemerintah (Swedia) yang mengeluarkan izin untuk penodaan Quran yang suci," ujar Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian melalui Twitter pada Minggu (2/7).

Amir-Abdollahian kemudian mengatakan bahwa dia telah berdiskusi dengan dubes baru yang ditunjuk Iran untuk Swedia, Hojatollah Foghani, dan utusan itu juga menyampaikan laporan tentang mandat diplomatiknya.

Pengumuman itu muncul setelah kantor berita IRNA mengutip sumber dari Kementerian Luar Negeri Iran yang menyatakan bahwa Teheran tidak berniat mengirim dubes baru ke negara Skandinavia itu.

“Meskipun prosedur administratif untuk pengiriman duta besar baru Republik Islam Iran ke Swedia telah selesai, Kementerian Luar Negeri saat ini tidak memiliki rencana untuk mengirim utusan baru ke negara ini karena penghinaan terhadap Al Quran di sana,” kata sumber itu seperti dilaporkan IRNA.

Selama demonstrasi yang diizinkan oleh otoritas penegak hukum Swedia pada Kamis (29/6) bertepatan dengan Idul Adha, seorang pria asal Irak yang memiliki hubungan dengan milisi Syiah, Salwan Momika (37), terlihat membakar halaman-halaman Al Quran.

Peristiwa yang terjadi di luar Masjid Pusat Stockholm itu menuai kecaman luas dari seluruh dunia.

Amir-Abdollahian dalam pernyataan sebelumnya mengatakan seluruh dunia Islam "mengutuk keras penghinaan terhadap kitab suci dan Al Quran" di ibu kota Swedia.

Diplomat tertinggi Iran itu menegur pihak berwenang Swedia dengan mengatakan bahwa mengizinkan penodaan terhadap tempat suci dan Al Quran "dengan alasan apa pun" adalah "tidak dapat diterima" dan tindakan semacam itu yang mengatasnamakan kebebasan berbicara hanya "mendorong terorisme dan ekstremisme."

baca juga

Setelah insiden itu, Kementerian Luar Negeri Iran memanggil kuasa usaha Swedia di Teheran untuk mengajukan protes terhadap tindakan tercela itu.

"Ketika umat Islam sedang menunaikan ibadah haji, ... menghina kesucian mereka hanya menyebarkan kebencian dan kekerasan, mengeksploitasi prinsip kebebasan berekspresi," kata Kemlu Iran kepada utusan Swedia.

Pemerintah Iran lebih lanjut menyampaikan bahwa diamnya Stockholm telah memberanikan mereka yang tidak menganut prinsip penghormatan terhadap nilai-nilai agama dan ketuhanan.

Peristiwa pekan lalu bukan contoh pertama otoritas Swedia mengizinkan penodaan Al Quran.

Pada Januari, pemimpin partai sayap kanan Denmark Stram Kure, Rasmus Paludan, membakar Al Quran di luar Kedutaan Besar Turki di Stockholm selama protes yang diizinkan oleh polisi setempat.

Iran kemudian menyebut insiden itu sebagai upaya untuk memicu kebencian dan kekerasan terhadap Muslim.

Teheran juga menuduh beberapa negara Eropa membiarkan ekstremis menyebarkan kebencian terhadap kesucian dan nilai-nilai Islam dengan dalih palsu menganjurkan kebebasan berbicara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembakaran Alqur'an Kembali Terjadi, MUI Tuding Swedia Tak Serius Tangani Pelanggar HAM

Pembakaran Alqur'an Kembali Terjadi, MUI Tuding Swedia Tak Serius Tangani Pelanggar HAM

News | Sabtu, 01 Juli 2023 | 15:19 WIB

MUI Minta Dubes Swedia Beri Penjelasan Soal Pembakaran Alqur'an Di Negaranya

MUI Minta Dubes Swedia Beri Penjelasan Soal Pembakaran Alqur'an Di Negaranya

News | Sabtu, 01 Juli 2023 | 15:15 WIB

MUI Kecam Pembakaran Al-Quran Oleh Salwan Momika: Pemerintah Swedia Tak Boleh Main-Main

MUI Kecam Pembakaran Al-Quran Oleh Salwan Momika: Pemerintah Swedia Tak Boleh Main-Main

News | Sabtu, 01 Juli 2023 | 15:05 WIB

Terkini

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di  SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

News | Senin, 14 September 2026 | 06:55 WIB

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 06:49 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 06:40 WIB

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

×