Suara Joglo - FIFA sedang mempertimbangkan proposal dari mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, yang berisikan tentang aturan offside baru yang lebih dikenal dengan istilah Wenger Law.
Dalam proposal tersebut dijelaskan mengenai aturan offside terbaru, yakni dihitung jika seluruh bagian tubuh pemain tim melakukan serangan sepenuhnya telah melewati 2 pemain terakhir di pertahanan lawan.
Wenger Law tentunya memiliki perbedaan dengan aturan offside yang saat ini tengah berlaku dan diterapkan dalam sepak bola.
Sebagaimana yang telah tertuang dalam Pasal 11 Law of the Game yang diterbitkan oleh International Football Association Board (IFAB).
Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa pemain terhitung offside jika terdapat bagian tubuh (kecuali tangan), yang melewati 2 pemain terakhir di pertahanan.
Kabar mengenai FIFA yang sedang mempertimbangkan proposal Arsene Wenger mengenai aturan offside baru (Wenger Law) tak luput dari perhatian kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia.
Banyak dari mereka yang tak ambil pusing mengenai aturan baru tersebut. Bahkan tidak jarang dari mereka yang mengklaim bahwa di Indonesia hal serupa sudah sering terjadi di dalam sebuah pertandingan sepak bola.
"Sebelum FIFA membuat aturan offside baru, Indonesia sudah terlebih dahulu menerapkannnya," ungkap salah seorang netizen.
"Indonesia benar-benar kiblatnya sepak bola dunia," sambung netizen yang lain.
"Karena wasit indo ga ngerti2 peraturan FIFA, jadi FIFA yg ngertiin wwasit Indonesia.. iitu menurut himpunan seluruh wasit dunia," ucap netizen lainnya.
"Bisa jadi perubahan untuk sepak bola Indonesia karna kita sudah mahir dengan cara ini," ujar netizen satunya.
"Wasit Indonesia be like. Tuh kan gue bilang juga apa. Offside tu gini," kata netizen lain.