Isu pungutan liar atau pungli menghantam proses seleksi wasit Liga 1.
Dugaan adanya pungli seleksi muncul setelah lima wasit Liga 1 dan tujuh asisten wasit diduga mendapatkan kunci jawaban setelah mendapatkan nilai sempurna.
Praktik pungli itu mendapat sorotan tajam dari koordinatir Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali.
Tak tanggung-tanggung, dalam postingannya Akmal menyebut adanya indikasi kecurangan saat seleksi wasit pada 15-16 Juni 2023.
Ada pungli yang dibarter dengan bocoran kunci jawaban dan jaminan lolos seleksi. Bagian pengumpulan uang ada AP, RM, dan FF lalu diserahkan kepada AD dan FK.
"Dari data yang ditemukan Save Our Soccer, ada 5 wasit Liga 1 yang mendapatkan nilai sempurna di Tes LOTG yakni 100 dengan bobot nilai 20 dan untuk asisten wasit ada 7," tulisnya Akmal dalam akun Instagram @akmalmarhali20 yang dilansir Suara Joglo, Sabtu (8/7/2023).
![Postingan Akmal Marhali soal dugaan isu pungli dalam seleksi wasit Liga 1. [Instagram Akmal Marhali]](https://media.suara.com/suara-partners/joglo/thumbs/1200x675/2023/07/08/1-screenshot-1412.jpg)
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjawab adanya isu pungutan liar pada saat seleksi wasit. Jika benar adanya, ia akan turun tangan langsung menindak pelaku.
Sebelumnya, Erick Thohir mengaku menjadi Ketua Komite Wasit PSSI. Oleh karena itu, apa yang terjadi perihal pengadil lapangan akan menjadi tanggungjawabnya.
Menurutnya, proses seleksi wasit berlangsung ketat. Bahkan, ada pantauan langsung instruktur wasit dari Jepang yang memang kerja sama dengan PSSI.
Baca Juga: Ruben Onsu Sampai Bilang 'Gila Harta Lu', Ivan Gunawan Minta Warisan ke Titiek Puspa Kalau Meninggal
Jika benar ada pungutan liar, mantan presiden Inter Milan itu tidak segan-segan bakal memberikan hukuman yang sesuai.
"Kalau ada (pungutan liar) kasih saya, nanti saya gigit sendiri. Karena yang pasti itu sudah ada pengawasan dari Ogawasa dari Jepang," kata Erick Thohir di Menara Danareksa, Jakarta, Rabu (5/7/2023).