Borneo FC harus pulang dengan tangan hampa dari Kota Solo setelah kalah 1-2 dari Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (15/7/2023) malam.
Tim Pesut Etam bahkan tertinggal dua gol lebih dulu melalui Fernando Rodriguez Ortega dan Ramadhan Sananta.
Alih-alih menyalahkan kinerja wasit seperti pelatih tim-tim lain, pelatih Borneso FC, Pieter Huistra justru memuji performa Persis Solo.
Dengan legawa, Huistra menilai tuan rumah bermain lebih efektif, terutama dalam memaksimalkan peluang yang didapatkan.
"Saya apresiasi Persis Solo. Mereka bekerja keras sehingga layak dapat kemenangan ini," kata Pieter Huistra.
Dia juga tidak terkejut dengan strategi tuan rumah yang sangat offensif di babak pertama.
Pieter Huistra menegaskan bahwa kekalahan timnya dikarenakan kurang efektifnya memanfaatkan peluang.
"Ya, kami tahu dan tidak terkejut dengan hal itu. Kami tahu ada beberapa ruang kosong. Seharusnya kami bermain lebih efektif. Kami mencetak skor," tegasnya.
"Kami punya banyak peluang juga tapi tidak bisa cetak gol. Kami coba bermain tetapi rasanya kurang efektif," tambah mantan Direktur Teknik Timnas Indonesia tersebut.
Baca Juga: Profil Pemilik K-Link Tower Ternyata Pengusaha Berpengaruh Asal Malaysia
Catatan statistik menunjukkan Borneo FC mampu menciptakan 9 peluang dengan total 14 kali tembakan, 4 diantaranya on target.
Berbanding dengan Persis yang hanya mencetak 5 peluang dengan total 10 kali tembakan, 3 diantaranya mengarah ke gawang.
Kemenangan ini membuat Persis Solo untuk sementara menduduki peringkat ke 6 klasemen sementara BRI Liga 1 Musim 2023/2024. Sedangkan, Borneo duduk di tangga ke 10.