Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bella

Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
Ilustrasi ledakan bom. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Bom sisa Perang Dunia II meledak di Komplek Perikanan Biak, Papua, pada Minggu (31/5) sekitar pukul 14.45 WIT.
  • Insiden tersebut menyebabkan lima warga meninggal dunia, tiga orang hilang, serta menghancurkan empat rumah warga setempat.
  • Aparat gabungan mengevakuasi korban dan melakukan sterilisasi lokasi untuk mengantisipasi adanya ancaman proyektil lain yang masih tertimbun.

Suara.com - Senyapnya sisa sejarah Perang Dunia II di tanah Papua berubah menjadi tragedi berdarah. Sebuah bom tua peninggalan perang yang tertimbun puluhan tahun meledak hebat di kawasan Komplek Perikanan Biak, merenggut nyawa warga dan menghancurkan permukiman.

Insiden yang terjadi pada Minggu siang tersebut menghentak ketenangan warga setempat. Kekuatan ledakan tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga meluluhlantakkan bangunan di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, mengonfirmasi dahsyatnya dampak ledakan dari proyektil masa lalu tersebut.

"Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan mengakui, bom bekas peninggalan Perang Dunia II, Minggu (31/5) sekitar pukul 14.45 WIT meledak hingga menyebabkan lima warga meninggal dunia dan tiga orang hilang," lapornya pada Minggu malam.

Selain korban jiwa dan hilang, tercatat sedikitnya empat rumah warga mengalami kerusakan berat akibat getaran dan serpihan ledakan. Lokasi kejadian yang berada di area pesisir kini dijaga ketat oleh aparat gabungan untuk mengantisipasi adanya proyektil lain yang masih tertimbun.

Upaya pencarian dan evakuasi langsung dilakukan secara masif melibatkan berbagai unsur keamanan dan penyelamatan.

"Saat ini Polres Biak Numfor bersama Brimob Polda Papua, Kodim Biak Numfor, Satuan Polisi Pamongpraja dan Basarnas masih melakukan pencarian terhadap korban," kata Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan kepada ANTARA.

Hingga Minggu malam, tim medis telah menerima lima jasad korban di fasilitas kesehatan setempat. "Kapolres mengatakan, kelima jenazah korban sudah dievakuasi dan berada di RSUD Biak," lanjutnya.

Area ledakan kini telah disterilisasi dengan garis polisi. Langkah ini diambil karena adanya kekhawatiran bahwa lokasi tersebut masih menyimpan ancaman serupa dari sisa-sisa amunisi perang yang belum terdeteksi.

baca juga

Namun, upaya pencarian tiga warga yang masih hilang terpaksa menemui kendala alam. Pasangnya air laut di lokasi kejadian membuat tim gabungan harus menghentikan sementara penyisiran di area terdampak.

"Pencarian terhadap tiga korban yang belum ditemukan akan dilanjutkan Senin (1/6) mengingat saat ini air laut sedang pasang atau naik," jelas Ari.

Meski operasi pencarian dihentikan sementara, kesiagaan personel di lokasi tetap diperketat guna menjamin keamanan warga sekitar dari potensi bahaya susulan.

"Saat ini anggota masih berjaga di sekitar TKP," tegas Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:28 WIB

Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!

Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:53 WIB

Hanya Satu yang Tercecer! 17 Tim Liga 1 Lolos Lisensi, PSBS Biak Ada Apa?

Hanya Satu yang Tercecer! 17 Tim Liga 1 Lolos Lisensi, PSBS Biak Ada Apa?

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:31 WIB

Daftar 11 Klub Championship Gagal Lolos Lisensi, Operator Siapkan Hukuman Minus Poin

Daftar 11 Klub Championship Gagal Lolos Lisensi, Operator Siapkan Hukuman Minus Poin

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:38 WIB

Cuma Klub Ini yang Tak Lolos Penilaian Lisensi Super League, Terancam Sanksi Berat!

Cuma Klub Ini yang Tak Lolos Penilaian Lisensi Super League, Terancam Sanksi Berat!

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:21 WIB

Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat

Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:24 WIB

Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan

Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:58 WIB

Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji

Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:42 WIB

Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United

Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?

Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:23 WIB

Terkini

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:39 WIB

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:17 WIB

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:12 WIB

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:05 WIB

×