Soroti Korupsi Kepala Basarnas, Pukat UGM: Sangat Jahat dan Membahayakan Keselamatan Publik

Suara Joglo

Kamis, 27 Juli 2023 | 18:16 WIB
Soroti Korupsi Kepala Basarnas, Pukat UGM: Sangat Jahat dan Membahayakan Keselamatan Publik
Wakil Ketua KPK Alexander Marwatta menyampaikan konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (26/7/2023). ([suara.com])

Peneliti Pusat Studi Anti Korupsi (Pukat) UGM Zaenur Rohman menyoroti penetapan Kepala Basarnas Marsekal Henri Alfiandi sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya tindak pidana korupsi itu tak hanya jahat tapi turut membahayakan keselamatan publik.

"Menurut saya korupsi ini sangat mengecewakan, membahayakan keselamatan publik dan sangat jahat. Karena korupsi dilakukan dengan barang dan jasa alat-alat keselamatan untuk pencarian dan penyelamatan SAR," ujar Zaenur dikonfirmasi, Kamis (27/7/2023).

Sejumlah alat keselamatan itu di antaranya alat deteksi korban reruntuhan, alat keselamatan penyelaman (public safety diving equipment) hingga ROV. Sederet alat-alat itu tentu, kata Zaenur sangat dibutuhkan oleh tim SAR saat terjadi bencana.

"Tentu ini adalah alat-alat yang sangat dibutuhkan ketika terjadi bencana. Sehingga tim SAR membutuhkan dukungan alat agar bisa melakukan pencarian dan penyelamatan secara maksimal," cetusnya. 

Korupsi ini tak hanya merugikan dari sisi keuangan negara saja. Termasuk dengan penyedia barang dan jasa yang lantas akan menaikkan harga dititik optimal agar tetap bisa memperoleh keuntungan setelah memberikan suap kepada para pejabat.

Tetapi juga pengadaan alat-alat yang sudah dilakukan sangat berpotensi tidak menjadi maksimal. Mengingat tujuan utama para pejabat itu hanya korupsi bukan untuk pengadaannya.

"Kalau pikiran pejabat itu sudah mau korupsi ya apapun yang penting ada pengadaan. Sehingga ada feedback yang bisa didapat. Tidak memperhatikan kepentingan publik," tegasnya.

"Jadi menurut saya ini korupsi yang sangat jahat meskipun memang ini bukan korupsi yang terjadi di saat bencana bukan tetapi ini adalah korupsi alat-alat yang digunakan untuk penanganan bencana. Jadi sekali lagi ini sangat jahat," imbuhnya.

Diketahui, dalam kasus dugaan korupsi di Basarnas, KPK telah menetapkan Kepala Basarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi (HA) sebagai tersangka oleh KPK, Rabu (26/7).

baca juga

KPK kemudian menyerahkan Henri Alfiandi bersama Koorsmin Kabasarnas Letkol Adm Afri Budi Cahyanto (ABC), yang juga ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dalam kasus serupa itu, kepada Puspom Mabes TNI dengan supervisi KPK.

Selain Henri dan Afri Budi, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka, Komisaris Utama PT MGCS (Multi Grafika Cipta Sejati) Mulsunadi Gunawan, Direktur Utama PT IGK (Intertekno Grafika Sejati) Marilya dan Direktur Utama PT KAU (Kindah Abadi Utama) Roni Aidil

HA diduga menerima suap sebesar Rp 88,3 miliar dari beberapa proyek pengadaan barang di Basarnas pada rentang waktu 2021-2023.

Kasus ini terungkap berdasarkan operasi tangkap tangan atau OTT yang dilakukan KPK pada Selasa (25/7/2023) kemarin. OTT dilakukan dengan menjaring 8 orang serta uang tunai di dua lokasi Cilangkap, Jakarta Timur dan Jatisampurna, Bekasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sidang Etik Johanis Tanak, Dewas Dalami Aktivitas Pimpinan KPK saat Kementerian ESDM Digeledah

Sidang Etik Johanis Tanak, Dewas Dalami Aktivitas Pimpinan KPK saat Kementerian ESDM Digeledah

News | Kamis, 27 Juli 2023 | 17:07 WIB

Membelah 3 Desa, Pandawa Water World Ikut Disita Kejaksaan Terkait Korupsi PT Asabri

Membelah 3 Desa, Pandawa Water World Ikut Disita Kejaksaan Terkait Korupsi PT Asabri

Surakarta | Kamis, 27 Juli 2023 | 16:48 WIB

Dugaan Persekongkolan Kabasarnas dan Perwira TNI AU, Bancakan Suap Proyek?

Dugaan Persekongkolan Kabasarnas dan Perwira TNI AU, Bancakan Suap Proyek?

News | Kamis, 27 Juli 2023 | 16:46 WIB

Terkini

Avatar Aang Resmi Tayang Terbatas di Bioskop demi Lolos Kualifikasi Oscar

Avatar Aang Resmi Tayang Terbatas di Bioskop demi Lolos Kualifikasi Oscar

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:30 WIB

Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?

Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:20 WIB

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:15 WIB

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:10 WIB

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:00 WIB

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:37 WIB

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia

Batam | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:33 WIB

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:30 WIB

×